Langkat, ArmadaBerita.Com – Di balik hamparan perkebunan dan denyut kehidupan masyarakat yang terus bergerak, Desa PIR ADB Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, menorehkan satu lagi catatan penting dalam perjalanan sejarahnya. Sabtu (6/6/2026), desa tersebut genap berusia 29 tahun. Sebuah usia yang menyimpan jejak panjang perjuangan, kebersamaan, dan pembangunan yang terus berlanjut hingga hari ini.
Peringatan hari jadi ke-29 berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Acara dihadiri perwakilan Bupati Langkat yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), unsur Kecamatan Besitang yang diwakili Zon Henderi Purba, ST, perwakilan Polsek Besitang, Bank Syariah Indonesia (BSI), Ketua KUD Rahman Pariarta, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.
Bagi masyarakat PIR ADB Besitang, hari jadi desa bukan sekadar perayaan tahunan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa desa yang kini terus berkembang lahir dari proses panjang yang penuh tantangan. Dari sebuah wilayah hasil pemekaran hingga menjadi desa yang memiliki identitas dan arah pembangunan yang jelas, perjalanan itu dibangun oleh kerja keras banyak generasi.
Kepala Desa PIR ADB Besitang, Ilham Bakti, SH, mengatakan usia ke-29 tahun menjadi refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus tantangan yang masih harus dihadapi bersama.
“Perjalanan desa ini tidak dibangun dalam sehari. Ada kerja keras, pengorbanan, dan semangat gotong royong masyarakat yang menjadi kekuatan utama hingga desa ini terus tumbuh,” ujarnya.
Dalam rangkaian acara, sejarah berdirinya Desa PIR ADB Besitang kembali dipaparkan kepada masyarakat. Kisah pembentukan desa dan perjalanan kepemimpinan dari masa ke masa menjadi bagian penting untuk mengingatkan generasi muda bahwa kemajuan yang dinikmati hari ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu.
Pemaparan sejarah tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para tokoh yang pernah memimpin dan berkontribusi membangun fondasi desa. Dari satu periode ke periode berikutnya, estafet pembangunan terus berjalan, melahirkan perubahan yang dirasakan masyarakat hingga saat ini.
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan. Warga yang hadir tidak hanya merayakan bertambahnya usia desa, tetapi juga memperkuat ikatan sosial yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa pada era modern, semangat kebersamaan yang diwariskan para pendiri desa menjadi modal penting untuk terus melangkah. Pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen menjaga persatuan serta mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
Memasuki usia ke-29 tahun, PIR ADB Besitang tidak hanya merayakan masa lalu, tetapi juga menatap masa depan. Sebab kisah perjuangan desa ini belum berakhir. Ia terus berlanjut melalui kerja, pengabdian, dan harapan untuk mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera bagi generasi yang akan datang.











