NEWS  

Masyarakat Pencari Keadilan Keluhkan Panasnya Area Tunggu Sidang di PN Medan

Share

MEDAN ARMADA BERITA – Masyarakat yang menunggu giliran sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan mengeluhkan kondisi area tunggu yang dinilai kurang nyaman akibat minimnya fasilitas pendingin ruangan. Keluhan tersebut disampaikan sejumlah pengunjung saat menghadiri berbagai agenda persidangan di PN Medan, Selasa (2/6/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan koridor dan area tunggu pengadilan dipadati ratusan pengunjung, mulai dari pengacara, keluarga terdakwa, saksi, hingga masyarakat yang ingin mengikuti jalannya persidangan. Tingginya jumlah pengunjung membuat suasana di area tunggu terasa panas dan pengap.

Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya fasilitas kipas angin serta terbatasnya sirkulasi udara di beberapa titik yang sering dipenuhi pengunjung. Akibatnya, banyak warga terlihat kepanasan dan berkeringat saat menunggu panggilan sidang yang terkadang berlangsung hingga berjam-jam.

Beberapa pengunjung, terutama kaum perempuan, tampak menggunakan kertas, map, maupun benda lain sebagai alat seadanya untuk mengipasi tubuh mereka agar tetap merasa nyaman selama menunggu.

Salah seorang pengunjung, Kristina Br Ginting, warga Pancur Batu, berharap pihak pengelola gedung segera memberikan perhatian terhadap kenyamanan masyarakat yang datang ke pengadilan.

“Ramai kali pengunjungnya, tidak ada kipas angin, panas kali. Menunggu giliran sidang bisa sampai satu sampai dua jam,” ujarnya.

Menurut Kristina, kondisi tersebut sudah sepatutnya menjadi perhatian karena setiap hari banyak masyarakat yang datang ke PN Medan untuk mengikuti berbagai proses hukum.

Senada dengan itu, sejumlah warga berharap Ketua PN Medan dan pihak terkait dapat menambah fasilitas pendingin udara, khususnya kipas angin di area koridor dan ruang tunggu yang sering dipadati pengunjung. Selain meningkatkan kenyamanan, keberadaan fasilitas tersebut juga dinilai penting untuk menjaga kesehatan masyarakat yang harus menunggu dalam waktu cukup lama.

Dengan tingginya aktivitas persidangan dan jumlah pengunjung yang terus meningkat, penyediaan sarana pendukung kenyamanan di lingkungan pengadilan diharapkan menjadi perhatian serius guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Sementara itu, Juru Bicara Pengadilan Negeri Medan, Soniady Drajat Sadarisman, saat dikonfirmasi terkait keluhan tersebut belum memberikan tanggapan. (Bakhtiar)

Penulis: Bakhtiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *