SPORT  

Bonus Atlet SEA Games Diserahkan, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Motor Menuju Indonesia Emas 2045

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyerahkan tali asih kepada atlet Sumut peraih medali pada ajang SEA Games 2025 Thailand di Kantor KONI. (Ist)
Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyerahkan tali asih kepada atlet peraih medali pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, prestasi para atlet merupakan pijakan awal menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Pada ajang tersebut, atlet asal Sumut berhasil mengoleksi 30 medali, terdiri dari 5 emas, 16 perak, dan 9 perunggu. Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Sumut memberikan tali asih dengan rincian Rp75 juta untuk emas perorangan, Rp45 juta emas beregu, Rp50 juta perak perorangan, Rp40 juta perak beregu, Rp25 juta perunggu perorangan, dan Rp20 juta perunggu beregu.

“Kebanggaan Indonesia, atlet ini punya nilai tawar berbeda. Saya minta tolong benar-benar jadikan atlet kita ini sebagai start awal bisa mencapai Indonesia Emas 2045,” kata Bobby Nasution saat penyerahan di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Jumat (10/4/2026).

Menurut Bobby, pada tahun 2045 berbagai sektor diproyeksikan berkembang menjadi industri bernilai ekonomi, baik formal maupun nonformal. Ia menilai olahraga memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Selain pemberian bonus, Gubernur juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi atlet, termasuk penyediaan fasilitas yang memadai guna meningkatkan motivasi dan prestasi.

“Artinya berikan hal seperti itu agar ini jadi motivasi bagi para atlet kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar menyampaikan bahwa anggaran tali asih bagi atlet peraih medali SEA Games mencapai Rp1,2 miliar setelah dipotong pajak. Ia juga mengungkapkan peningkatan jumlah atlet yang dikirim Sumut tahun ini, yakni 35 atlet, dibandingkan tahun 2023 yang hanya 20 atlet.

Hatunggal berharap para atlet berprestasi dapat menjadi inspirasi bagi generasi atlet muda untuk terus meningkatkan capaian.

“Jangan bosan berprestasi, kita harap dapat meningkatkan motivasi terus agar meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *