Armadaberita.com | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut untuk bersatu, berdisiplin, dan bekerja profesional dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan. Arahan ini disampaikan pada apel pagi di lingkungan Pemprov Sumut, Senin (11/8/2025), dan dibacakan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut, Rochani Litiloly.
Bobby menekankan, apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum memperkuat tekad, disiplin, dan langkah bersama demi kemajuan pembangunan Sumut. Ia mengingatkan pentingnya peran sektor pangan sebagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara adil, merata, dan berkesinambungan.
“Pemenuhan kebutuhan pangan harus diwujudkan melalui produksi yang mandiri dan berkesinambungan, apalagi Sumut punya potensi besar di sektor pertanian,” ujarnya.
Hingga pertengahan 2025, sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar kedua PDRB Sumut setelah industri pengolahan, dengan kontribusi 7,75 persen. Nilai ekspor pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 12,12 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Beberapa komoditas strategis seperti beras, jagung, dan cabai bahkan telah memasok kebutuhan provinsi tetangga.
Bobby menyebut berbagai program prioritas tengah dijalankan, seperti peningkatan luas tanam, penyediaan benih bermutu, pengembangan sistem pengairan, perlindungan tanaman dari hama, pembangunan kawasan pertanian terpadu, dan pemberdayaan petani milenial.
Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menguatkan koordinasi, berinovasi, dan mengoptimalkan potensi daerah masing-masing. Selain itu, ASN diminta menjadi teladan gerakan hemat, bijak, dan mandiri pangan, termasuk memanfaatkan pekarangan untuk tanaman produktif.
“Mari kita bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja sama demi mewujudkan Sumut yang unggul, maju, mandiri pangan, dan makmur secara ekonomi,” tegas Bobby.
Acara apel diakhiri dengan salam kolaborasi yang disambut kompak oleh peserta apel: “Sumut Berkah!”











