Armadaberita.com | MEDAN – Suasana haru dan semangat menyelimuti pelaksanaan Wisuda Sarjana dan Magister Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Sabtu 26 Juli 2025. Dalam acara yang penuh khidmat ini, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, hadir menyampaikan pesan inspiratif kepada para wisudawan dan wisudawati sebagai generasi penerus bangsa.
Mengawali sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan dan orang tua atas pencapaian luar biasa yang diraih. Ia menyebut wisuda bukanlah akhir, melainkan gerbang awal untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Sumatera Utara dan Indonesia hari ini menghadapi tantangan global yang nyata: perubahan iklim, ketimpangan sosial, hingga disrupsi teknologi. Di sinilah peran para lulusan dibutuhkan, bukan sekadar mengisi posisi, tapi menghadirkan solusi,” kata Gubernur Bobby dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BPSDM Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, Sabtu (26/7).
Gubernur menekankan pentingnya karakter, integritas, dan semangat pelayanan dalam menghadapi dunia nyata. Lulusan Santo Thomas, menurutnya, telah dibekali tidak hanya ilmu pengetahuan, tapi juga nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
Dalam sambutannya, Gubernur juga menyinggung visi pembangunan “Kolaborasi Sumut Berkah” yang saat ini diusung pemerintah provinsi. Menurutnya, kemajuan Sumatera Utara tidak bisa dicapai sendirian, tetapi harus melalui gotong royong lintas sektor dan iman.
“Kolaborasi menegaskan bahwa kita harus bergandengan tangan. Sementara ‘berkah’ adalah tentang kemaslahatan, bukan hanya kemajuan ekonomi, tapi juga sosial, spiritual, dan ekologis,” ujarnya.
Ia berharap kampus seperti Universitas Katolik Santo Thomas bisa menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi unggul yang inklusif dan peka terhadap realitas sosial.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh wisudawan untuk terus belajar, melayani, dan berkarya demi kemajuan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
“Ilmu adalah cahaya, dan pelayanan adalah jalannya. Semakin tinggi kita terbang, semakin dalam kita harus menjejakkan empati di bumi,” pungkasnya.
Acara wisuda ini menjadi momen penuh makna, tidak hanya bagi para lulusan tetapi juga bagi Sumatera Utara yang terus bergerak menuju masa depan yang cerah, berkat kontribusi generasi muda yang cerdas dan berkarakter.











