Armadaberita.com | Paluta – Warga di sejumlah desa di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), kembali menyuarakan keprihatinan atas dugaan pencemaran lingkungan yang berasal dari aktivitas operasional PT Sumber Sawit Nusantara (SSN) di Desa Sionggoton. Keluhan tersebut telah berlangsung beberapa waktu terakhir, namun hingga kini dinilai belum mendapatkan penanganan maksimal.
Pengamat publik Tongku Banua berharap, agar pihak perusahaan segera menunjukkan itikad baik dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Ia juga mendorong aparat penegak hukum dan pemerintah daerah bertindak sesuai kewenangan mereka demi melindungi hak masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Warga telah lama mengeluhkan dampak limbah yang diduga mengalir ke pemukiman dan lahan pertanian. Ini menyangkut kehidupan dan kesehatan masyarakat, yang seharusnya menjadi perhatian bersama,” kata Tongku Banua, Senin (1/7/2025).
Beberapa waktu lalu, Bupati Paluta bahkan telah turun langsung ke lapangan dan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait, mendorong agar PT SSN segera memenuhi tanggung jawabnya. Namun hingga kini, menurut warga, belum ada tindakan konkret yang terlihat di lapangan.
Perlu diketahui, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan tegas melarang pembuangan limbah secara langsung ke badan air atau wilayah terbuka yang dapat mencemari lingkungan. Negara memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan lingkungan tetap sehat dan layak bagi seluruh warganya.
Dalam hal ini, jika benar terjadi pelanggaran terhadap aturan tersebut, pemerintah memiliki dasar hukum untuk menindaklanjuti, baik melalui sanksi administratif, perdata, maupun pidana.
Saat wartawan mencoba mengonfirmasi ke pihak perusahaan, Kepala Tata Usaha PT SSN, Ardiansyah Matondang, belum dapat dimintai keterangan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PT SSN terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut.
Masyarakat berharap agar semua pihak dapat bekerja sama mencari solusi terbaik yang tidak hanya berpihak pada investasi, tetapi juga pada keselamatan dan keberlanjutan hidup masyarakat sekitar.











