Armadaberita.com | LANGKAT – Semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat terasa kuat di Kampung Darussalam, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, saat dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar pengabdian masyarakat mandiri pada Selasa, 3 Juni 2025. Dalam kegiatan ini, tiga tim akademisi dari berbagai disiplin ilmu bersinergi mengusung tema literasi digital, literasi bahasa, dan penguatan gizi sebagai upaya mendukung ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan warga.
Tim pertama yang diketuai Fauzi Kurniawan berfokus pada pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM lokal. Produk-produk seperti air mineral, hasil kebun, perikanan, makanan tradisional, dan produk pabrik tahu selama ini hanya dipasarkan secara konvensional.
Melalui pelatihan ini, para pelaku usaha diajarkan strategi pemasaran digital oleh Anugrah Setiawan, mulai dari penggunaan media sosial hingga optimalisasi marketplace. Harapannya, UMKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan.
Sementara itu, tim kedua di bawah pimpinan Prof. Dr. Yusnadi menyinergikan literasi dengan edukasi gizi berbasis Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Selain menjadi tempat membaca, TBM kini juga dimanfaatkan sebagai pusat edukasi tentang makanan sehat.
Dalam sesi ini, Khodijah Tussolihin D memberikan penyuluhan pola makan bergizi, pelatihan pengolahan pangan lokal bernutrisi, serta pendampingan keluarga untuk memahami pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Tim ketiga yang dipimpin Anifah mengangkat pentingnya literasi bahasa dan komunikasi dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Peserta pelatihan diajarkan teknik berbicara, menyusun proposal usaha, hingga komunikasi persuasif.
Menurut Anifah, kemampuan komunikasi yang baik sangat dibutuhkan tidak hanya dalam rumah tangga, tetapi juga dalam interaksi sosial dan pengembangan usaha.
Antusiasme warga terlihat jelas dalam setiap sesi kegiatan. Tuwan Imam, tokoh masyarakat Kampung Darussalam, menyambut positif inisiatif ini.
Ia menilai program ini membawa manfaat besar, terutama dalam pengembangan ekonomi dan pendidikan. Ia juga berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut melalui pendampingan berkelanjutan dan kemitraan dengan berbagai pihak.
Ke depan, tim pengabdian masyarakat Unimed merencanakan tindak lanjut berupa pendampingan intensif serta menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Dengan kolaborasi yang kuat, Kampung Darussalam diharapkan tumbuh menjadi desa mandiri dan berdaya saing di era digital. (*)











