Parapat, Armadaberita.com – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai acara Mangan Baggal (Makan Besar) di Lapangan Bebas Parapat, Kamis (17/4). Di tengah aroma masakan khas Bobon Santoso yang menggoda selera, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan ajakan penting: mengembalikan status “green card” Toba Caldera Geopark dari UNESCO!
Tak sekadar ajakan, Bobby tampil penuh komitmen. Ia mengaku telah mempelajari persoalan teknis yang menyebabkan penurunan status Geopark Danau Toba dan siap bergerak bersama Badan Pengelola untuk memperbaikinya. “Apakah Bapak-bapak siap?” tanya Bobby, yang langsung disambut serentak oleh jajaran Badan Pengelola, “Siap!”
Di hadapan para bupati, wakil bupati, hingga OPD se-kawasan Danau Toba, Bobby juga menegaskan akan segera menerima audiensi Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark guna membahas langkah teknis dan kebijakan jelang revalidasi UNESCO pada Juni 2025 mendatang.
“Saya belajar khusus soal Geopark ini. Jangan sampai saya nggak ngerti, nanti bisa dimarahi sama bapak-bapak ini,” ucapnya sambil bercanda, mencairkan suasana.

Tak hanya bicara serius, Bobby juga turun langsung membagikan makanan hasil masakan Bobon Santoso ke seribuan warga yang memadati lapangan. Ia melayani warga dengan senyum lebar, menyendok nasi dari kuali raksasa dan menyapa masyarakat satu per satu.
Acara ini digelar sebagai rangkaian HUT ke-77 Provinsi Sumut, sekaligus bentuk pemulihan semangat warga Parapat usai banjir bandang. Hiburan musik, bagi-bagi hadiah, hingga aksi masak spektakuler dari Bobon jadi bagian dari pesta rakyat yang penuh makna.
Bobby menutup kehadirannya dengan pesan kuat, “Kita kembalikan green card ke Toba Caldera, ya?” — seruan yang kini menggema di kawasan Danau Toba, membawa harapan akan pengakuan dunia yang kembali bagi tanah indah warisan alam dan budaya ini.











