Menteri PPPA Ajak Bersinergi Melawan Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak 

Share

Siantar, Armadaberita.com – Kehadiran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, di Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar, Sumatera Utara, Kamis (25/7) kemarin menjadi momen penting untuk membahas isu kekerasan seksual pada wanita dan anak. Dalam kuliah umumnya, Menteri Puspayoga mengajak akademisi dan mahasiswa untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam memerangi kekerasan seksual yang masih menjadi masalah serius di Indonesia.

Menteri Bintang Puspayoga mengawali paparannya dengan data mengenai kekerasan seksual yang diambil dari 174 testimoni dari 79 kampus di 29 kota. Dalam temuan tersebut, terungkap bahwa 89 persen korban kekerasan seksual adalah perempuan, sementara 4 persen merupakan laki-laki. Angka ini mencerminkan pentingnya upaya bersama untuk memutus mata rantai kekerasan seksual dan memberikan perlindungan bagi semua korban.

“Dalam kesempatan ini, kami mohon dukungan dari seluruh yang hadir pada hari ini untuk memutus mata rantai kekerasan seksual. Masing-masing dari kita, baik akademisi, mahasiswa, praktisi, dan masyarakat, memiliki peran penting dalam upaya pencegahan, pemenuhan hak korban, dan mendukung perlindungan anak,” ujar Menteri Puspayoga.

Menteri Bintang Puspayoga juga menyampaikan apresiasinya kepada Universitas HKBP Nomensen atas terselenggaranya acara tersebut dalam rangka Hari Anak Nasional. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab melawan kekerasan pada anak adalah tanggung jawab bersama, yang melibatkan semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, pemerintah daerah, kementerian terkait, serta mahasiswa dan akademisi.

Tak hanya itu, Menteri Puspayoga juga berharap agar Universitas HKBP Nomensen terus mendorong gerakan perlindungan anak berbasis kampus sebagai contoh bagi lembaga pendidikan lainnya. Kolaborasi antara universitas dan lembaga terkait diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan peduli terhadap kesejahteraan anak-anak.

Acara kuliah umum diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan antara Menteri Puspayoga, Kombes Pol Sumaryono (Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut), Abednego Panca Putra Tarigan (Deputi II Kepala Kantor Staf Kepresidenan), dan Dr. Muktar B. Panjaitan (Rektor Universitas HKBP Nomensen). Selain itu, dilakukan juga peniupan lilin sebagai tanda ucapan selamat Hari Anak Nasional yang ke-39 tahun 2023. (Dewa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *