Ulasan Film Escape Plan

Credit foto: washington Post.com
Share

SUDAHKAH Anda menonton film “Escape Plan” yang dirilis pada tahun 2013? Film ini dibintangi oleh Sylvester Stallone dan Arnold Schwarzenegger, dua ikon aksi Hollywood yang telah berkolaborasi dalam beberapa film.

“Escape Plan” mengisahkan tentang seorang ahli keamanan bernama Ray Breslin (Sylvester Stallone) yang ahli dalam melarikan diri dari penjara. Ia ditugaskan untuk menguji keamanan sebuah penjara rahasia bernama “The Tomb”. Namun, Ray akhirnya terjebak dalam penjara tersebut, yang ternyata merupakan sebuah konspirasi yang dirancang untuk menyembunyikan identitas para narapidana.

Salah satu hal yang menarik dari film ini adalah chemistry antara Sylvester Stallone dan Arnold Schwarzenegger. Keduanya telah lama menjadi simbol aksi dalam industri film, dan melihat mereka berdua berbagi layar dalam film ini tentu menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran Schwarzenegger memberikan nuansa humor dan kekuatan tambahan pada film ini.

Selain itu, “Escape Plan” menawarkan plot yang penuh dengan teka-teki dan aksi yang mendebarkan. Film ini menggabungkan elemen-elemen seperti intrik, pengkhianatan, dan pertarungan fisik yang menegangkan. Skenario cerita yang rumit membuat penonton terus menebak-nebak siapa yang sebenarnya dapat dipercaya.

Namun, beberapa kritikus menganggap bahwa film ini mungkin terlalu klise dan tidak memberikan kejutan yang besar dalam genre aksi penjara. Beberapa elemen cerita terlihat prediktif, dan ada juga beberapa dialog yang terasa kaku. Meskipun begitu, bagi para penggemar film aksi dan para penggemar Stallone dan Schwarzenegger, “Escape Plan” masih mampu memberikan hiburan yang cukup menarik.

Secara keseluruhan, “Escape Plan” adalah film yang menyenangkan untuk ditonton bagi penggemar aksi dan penggemar Stallone serta Schwarzenegger. Meskipun tidak sempurna, film ini menawarkan aksi yang seru, chemistry yang kuat antara para pemainnya, dan sebuah plot yang cukup menarik. Jika Anda menikmati film-film aksi dengan konsep penjara, maka “Escape Plan” mungkin menjadi pilihan yang tepat. (Dewa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *