Berinteraksi dengan Anak Panti Asuhan

Share

“Panti Asuhan Rumah Pemulihan Kasih Anugerah” ini berlandaskan agama Kristen. Panti ini dibangun dengan tujuan memfasilitasi anak-anak Yatim Piatu dan anak-anak terlantar dalam mencari, memilih dan menentukan arah hidup yang tepat bagi bekal masa depan kehidupannya sebagai manusia yang bermartabat, berguna bagi diri, keluarga dan masyarakatnya kelak dihari nanti.

 

Selain itu, panti ini juga mempunyai Visi Membantu memberikan kesempatan anak-anak Yatim Piatu juga anak-anak terlantar khususnya yang berada diwilayah Jakarta agar Hidup yang layak di masyarakat kelak. Serta beberapa Misi salah satunya seperti Melindungi dan memberikan naungan tempat tinggal dan penghidupan baik anak-anak yatim piatu dan anak-anak terlantar, memberi makanan yang sehat serta bergizi, dan memberikan Pendidikan di sekolah Kristen yang baik.


Panti asuhan ini memiliki tiga tempat. Pertama, terletak di Jl. Sekolah blok C3 no 13 RT 8 RW 11, Menceng Tegal Alur, Jakarta Barat yang khusus untuk anak-anak perempuan. Yang kedua, khusus anak laki-laki terletak di Jl. Taman Palem Lestari blok D1 no. 20 A, RT.4/RW.13, Cengkareng Barat, Kota Jakarta Barat. Umur rata-rata anak asuh di panti anak perempuan dan laki-laki kisaran 4-13 tahun. Sedangkan yang ketiga berisikan anak laki-laki kisaran umur 4-18 tahun terletak di jalan Bonang no.1, Serpong – Tangerang. Program yang kami jalankan terletak di jalan Taman Palem Lestari dengan 28 anak laki-laki.


Awalnya program ini dibuat karena tugas untuk mata kuliah Pelayanan Komunitas di kampus yang mengharuskan membuat program yang bermanfaat bagi masyarakat. Saya bersama empat teman saya membuat program berbagi kasih ini dengan tujuan yang berfokus pada memberikan kasih sayang serta kebersamaan dengan anak panti. Maka dari itu program ini tidak ada kegiatan belajar atau mengajar, namun kegiatan ini lebih banyak berinteraksi dengan anak-anak. Mulai dari berkenalan, bercerita, bercanda, bermain games, makan bersama, serta menonton bersama. Program ini dilakukan setiap hari minggu pagi di setiap minggunya selama lima kali pertemuan.

Mengapa kami lebih berfokus pada kebersamaan dibandingkan dengan belajar mengajar? Karna, menurut kami semua mereka sudah cukup mendapatkan pelajaran di sekolah dengan guru serta mentor yang lebih handal di bidangnya. Maka dari itu kami hanya memberikan waktu kebersamaan dengan mereka dan menghabiskan waktu bersama mereka, membuat mereka menganggap kami seperti kakak-kakaknya sendiri yang bisa bercerita tentang apa saja kepada kami. Menurut kami itu yang lebih mereka butuhkan.

Dalam menjalankan program ini kami juga mengajak keluarga, kerabat serta orang-orang terdekat kami untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan memberikan donasi. Hasil donasi yang didapatkan kami belikan beberapa keperluan panti seperti bahan makanan, perlengkapan mandi, serta makan siang bersama setiap pertemuannya.

 

Dengan adanya program ini kami berharap bisa membuat semua orang sadar dan bersyukur atas semua yang dimilikinya, yang belum tentu mereka dapatkan di panti seperti kasih sayang dan perhatian dari orang tua dan keluarga terdekat. Memang mereka mendapatkan kasih sayang dari para pengurus panti tapi pasti berbeda dari yang kita dapatkan dari orang tua kita. Kami berharap dengan adanya program ini bisa menyenangkan mereka serta membuat mereka merasa bahwa masih banyak yang peduli dengan mereka. Kami juga berharap kampus lainnya mempunyai program pelayanan masyarakat seperti ini. Karena menurut kami semua bukan hanya Pendidikan yang diperlukan dalam mengembangkan karakter anak tapi perhatian dari orang sekitar dan kebersamaan juga mempengaruhi. Mungkin selama berjalannya kegiatan yang kami lakukan dalam lima pertemuan belum bisa membuahkan hasil yang signifikan, tapi setidaknya bisa membuat mereka senang dan ada yang ditunggu-tunggu di setiap minggunya untuk bertemu kami dan bercerita berbagai hal.

Kami berharap kepada anak-anak muda seumuran kami bisa banyak berpartisipasi dalam hal ini, bukan hanya dalam materi saja yang dibutuhkan tetapi dalam perhatiannya juga dibutuhkan. Program ini sangat memberikan pengalaman yang berharga bagi kami, kami merasa lebih beruntung sekaligus memiliki adik-adik baru yang harus kami berikan perhatian serta kunjungan diluar program ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *