Percut, ArmadaBerita.Com
Setelah melakukan pencaharian selama dua hari dua malam, bocah 11 tahun yang hanyut dari perairan sungai Tembung, tepatnya di bawah Jembatan Jalan Besar Tembung, akhirnya ditemukan.
Almarhum M. Ari (11) ditemukan mengambang di kawasan perairan Bagan Percut, pada Senin (30/8/2021) sekira pukul 11.30 WIB.
Menurut informasi, jasad korban ditemukan telah mengapung di kawasan perairan Bagan Percut dimana banyak bermuara sampan-sampan nelayan. Jasad korban ditemukan oleh nelayan yang melihat adanya mayat seseorang mengapung.
“Mayat hanyutnya ditemukan nelayan tadi. Saat ditemukan, tubuh korban sudah mulai membusuk dan menggelembung,” kata warga kepada wartawan.
Para nelayan dan warga disana langsung melaporkan kepada kepala dusun setempat. Disaat itu pula pihak keluarga dan Basarnas terus melakukan upaya pencaharian. Di hari kedua pencaharian tim Basarnas dari Pusdalop BPBD Kota Medan akhirnya menemukan jasad korban.
Dibantu para nelayan, tim Basarnas langsung mengevakuasi jenazah untuk ditarik ke daratan dan langsung memasukkannya ke kantung jenazah. Selanjutnya jasad tersebut dibawa ke rumah duka.
Korban diketahui telah hanyut sejak Sabtu (28/8) sekira jam 16.00 wib. Bocah yang beralamat tinggal di Jalan Bersama, Gang Pribadi, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, itu sebelumnya bermain dan mandi di aliran sungai Tembung tepatnya di Jalan Besar Tembung (Jembatan Tembung) tepatnya di belakang Mega City, Kecamatan Medan Tembung.
Saat itu korban hendak mengikuti temannya mengambil pohon pisang yang hanyut, namun dua orang temannya selamat karena dapat memegang pohon pisang tersebut.
Naas dengan korban karena ia tak dapat meraih pohon pisang tersebut hingga tubuhnya tenggelam dan terbawa arus air sungai yang saat itu sedang kencang.
Mengetahui korban menghilang, kedua temannya langsung memberitahukan kepada Rudianto Aritonang dan Nursailan Siregar yang merupakan orang tua korban. Akan tetapi, sejak malam kedua, jasad korban belum juga ditemukan.
Meski pihak keluarga dan tim Basarnas turun ke lokasi untuk melakukan pencaharian, namun hingga Minggu (29/8/2021), jasad korban belum ditemukan. Keesokan harinya di hari kedua ini, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di perairan Bagan Percut. (ASN)











