Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Seorang wanita ditemukan tewas usai tubuhnya ditabrak kereta api Railink KLB 10809, jurusan Kualanamu-Medan, di perlintasan kereta api, tepatnya di Dusun VIIIA, Desa tanjungsari, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Km 14,400 perbatasan Desa Batangkuis-Bandar Khalipah, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/11) pukul 17.59 WIB.
Saat ditemukan tewas, tubuh perempuan paro baya bertubuh tambun itu terputus-putus dan penuh luka. Diduga, korban melintas baru pulang belanja.
Kiki Andrian (40), sekuriti PT Kereta Api Indonesia (KAI) Batang Kuis, warga Jalan Cemara III, Dusun VIII, Desa Tanjungsari, menjelaskan sesaat sebelum kejadian, kereta api yang melaju dari Kualanamu menuju Medan sudah membunyikan klakson agar korban tidak berjalan di rel kereta api.
Warga menduga kalau korban baru pulang berbelanja karena ditemukan beberapa jenis sayuran disekitar tubuhnya yang berserakan.
“Sepertinya baru pulang belanja, karena ada tomat, ada cabai di lokasi. Jadi waktu kejadian, kereta api sudah menghidupkan klakson, tapi korban mungkin tak dengar. Tertabraklah. Sudah dibawa polisi korbannya. Kurang tahu, orang sini atau orang warga desa lain. Tapi kayaknya dia mau pulang,” terang Kiki.
Kapolsek Batang Kuis, AKP Simon Pasaribu membenarkan adanya kejadian kereta api menabrak warga tersebut. Hanya saja, tidak ditemukan ada kartu identitas pada korban.
“Korban Mrs X, identitas korban belum diketahui berhubung kondisi korban tidak bisa dikenali warga. Diperkirakan berusia 50-60 tahun,” sebutnya.
Ditambahkannya, setelah kejadian, jam 18.30 WIB, Komandan Regu (Danru) Sekuriti Kereta Api, Azizi datang ke Polsek Batang Kuis memberitahukan perihal itu. Sementara warga dan sekuriti PT KAI Batangkuis mengevakuasi korban dari lokasi.
“Saat dievakuasi, kondisi korban sudah meninggal dunia dalam kondisi kepala pecah dan kaki serta tangan putus,” sebut Simon.
Selanjutnya, polisi membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang. (Ck)











