Oleh: Jesika Halim, Mahasiswi Ukrida
Di era digital seperti sekarang, kreativitas bukan cuma soal hobi atau kesenangan pribadi, tapi juga bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan. Sayangnya, banyak kreator berbakat yang kesulitan mengembangkan usahanya karena berbagai kendala, seperti kurangnya akses ke pasar, keterbatasan modal, dan minimnya pemahaman soal manajemen bisnis.
Melihat permasalahan ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) hadir dengan solusi lewat program pengabdian masyarakat bernama Kreasi Berkarya, Karya Bernilai (2KB). Program ini berlangsung di Taman Kota, Jakarta, sebagai wadah bagi para kreator lokal untuk berkembang dan menjadikan karya mereka lebih bernilai secara ekonomi.
Belajar Langsung, Berkembang Bersama
Program 2KB ini punya tujuan utama: membantu para kreator memahami seluk-beluk pemasaran, manajemen usaha, dan pengelolaan keuangan. Dengan begitu, mereka nggak cuma jago bikin produk keren, tapi juga tahu cara menjual dan mengembangkan bisnis mereka agar lebih maju.

Bagaimana caranya? Program ini dirancang dengan empat metode utama:
- Pelatihan dan Workshop – Kreator dibekali strategi pemasaran digital, manajemen bisnis kreatif, dan cara membuat konten menarik yang bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.
- Kolaborasi dan Networking – Bukan cuma belajar, di sini kreator juga bisa bertemu dan berjejaring dengan kreator lain, memperluas pasar, dan membangun komunitas kreatif yang lebih kuat.
- Evaluasi dan Pengembangan – Setiap langkah yang diambil dievaluasi supaya pendampingan ini benar-benar efektif dan peserta bisa mendapatkan strategi tambahan untuk mengembangkan usaha mereka.
- Eksposur dan Pemasaran – Kreator diberikan kesempatan untuk memamerkan karyanya, baik melalui media digital maupun event offline, agar lebih dikenal dan menjangkau lebih banyak pembeli.

Aksesoris untuk anjing buatan kreator lokal yang dibimbing mahasiswi Ukrida. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) hadir dengan solusi lewat program pengabdian masyarakat bernama Kreasi Berkarya, Karya Bernilai (2KB).
Dampak dan Harapan
Lewat program Kreasi Berkarya, Karya Bernilai ini, UKRIDA ingin memastikan bahwa para kreator lokal nggak hanya sekadar berkarya, tapi juga bisa menjadikan karyanya sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan. Dengan pemahaman bisnis yang lebih baik, keterampilan pemasaran yang lebih tajam, dan jejaring yang lebih luas, diharapkan industri kreatif di Indonesia semakin berkembang.
Inisiatif seperti ini bagian dari kontribusi langsung kampus dalam mendukung komunitas kreatif lokal. Dengan lingkungan yang lebih kondusif untuk berkarya dan berbisnis, para kreator punya peluang lebih besar untuk sukses di industri kreatif. Karena pada akhirnya, kreativitas yang berdaya adalah kreativitas yang bisa memberi manfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat luas.











