JAKARTA, ARMADA BERITA – Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh, membuka kegiatan Jumat Ngoprek Digital (JUMANDI) di Media Center Kemenpora. Dalam sambutannya, ia menyoroti adaptasi teknologi dalam kampanye politik dan menyatakan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pemilihan umum.
“Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pemilihan umum tentu suatu hal yang baru dan perlu dikembangkan,” ujar Ni’am, Jumat (12/1). Ia juga menekankan harapannya terhadap penumbuhan kreativitas pemuda di dunia digital, dengan keyakinan bahwa hal tersebut dapat meningkatkan daya saing pemuda di masa depan.
“Penumbuhan kreativitas pemuda di bidang pemanfaatan teknologi digital, diharapkan dapat tercipta generasi pemuda yang lebih kreatif, inovatif, dan memiliki peran yang besar dalam pembangunan masyarakat serta negara,” tambahnya.
JUMANDI pertama di tahun 2024 mengangkat tema “Platform Digital dalam Kampanye Politik dengan Teknologi AI dan Manfaatnya.” Narasumber dalam kegiatan ini termasuk Ayu Hizza, Direktur Alphasoltara, dan didampingi oleh Asisten Deputi Potensi Kemandirian Pemuda, Tri Winarno. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali kreativitas pemuda dalam merespons perkembangan teknologi digital, khususnya dalam konteks kampanye politik. (Dewa)











