Medan, ArmadaBerita.Com
Enam bulan sudah, Bakhtiar Efendi Sirait tak lagi mengenakan seragam dinas polisi usai memasuki purnabakti pada Juni 2023. Selama mengabdi di Kepolisian Kota Besar Medan, pria berusia 58 ini lumayan berpengalaman di berbagai bidang. Ia juga pernah menangani laporan warga, bahkan pelaku kejahatan. Kala itu ia cukup lama bertugas sebagai penyidik.
Lama bergelut di bidang Reserse dan Kriminal (Reskrim), membuatnya mengenal banyak wartawan. Sebab, banyak kasus kriminal yang ia tangani menjadi bahan informasi yang kemudian dibutuhkan oleh media. Banyak pula informasi yang bisa diperoleh dari berita yang ditulis oleh wartawan.
Terkadang banyak juga cerita didapatnya dari tulisan di media, bahkan tak sedikit yang menginspirasi, juga membantu banyak orang. Semua itu ditulis oleh wartawan. Ia pun mengaku takjub dengan para wartawan yang rajin menulis. “Dari situ saya mulai tertarik,” kata pria lulusan Sarjana Ilmu Sosial ini selepas mengikuti ujian UKW yang digelar PWI Sumut, Sabtu (23/12/2023).
Untuk itu, selama pensiun, pria berkumis tebal ini terlihat tekun menulis. Ia juga tak sungkan menemui para wartawan demi menimba ilmu di dunia jurnalistik. Berbekal menulis keseharian dan mempelajari gaya penulisan hingga etika jurnalistik, ia memadukan tekadnya untuk menjadi wartawan.
“Enam bulan sejak pensiun saya mulai belajar menulis dari teman-teman wartawan. Alhamdulillah saya bisa ikut gabung di media online armadaberita.com dan beberapa hasil liputan saya bisa diterima,” ungkap Bakhtiar.
Diketahui bahwa Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Sumatera Utara (PWI Sumut) bekerjasama dengan Polda Sumut menggelar UKW untuk para jurnalis yang bertugas meliput di Polda Sumut. UKW Angkatan 66 dan 67 itu digelar di Hotel Madani Medan, pada 22-23 Desember 2023.
Pembukaan UKW dilakukan Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi didampingi Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi. Pada UKW yang diikuti 60 orang tersebut, diketahui sebanyak 19 orang dinyatakan tidak berhasil atau dianggap belum Kompetensi. “Begitu tau ada informasi UKW, saya pun mendaftarkan diri. Dan Alhamdulillah saya lulus,” ucap Bakhtiar dengan penuh suka cita.
Menurut Bakhtiar, untuk mencapai Kompeten bagi seorang wartawan ternyata bukan hal yang mudah. “Selama ini saya melihat rekan rekan wartawan banyak yang asal-asal, ternyata di wartawan juga ada KEJ (Kode etik Jurnalistik) ada PPRA, UU Pers,” ujarnya.
Namun berkat pembelajaran yang terus dilakukan kepada wartawan dan berdasarkan KEJ, ia mulai paham dan dinyatakan lulus dalam ujian.
Bakhtiar pun mengucapkan terima kasih kepada bapak Austin Tumengkol yang menjadi pengujinya. “Selain menguji saya, beliau juga memberikan pembelajaran kepada saya pada kegiatan UKW tersebut,” sebut Bakhtiar. (Red)











