Setiap Turun Hujan Gang Balai Desa Kebanjiran, Warga Berharap Wali Kota Medan Tinjau Lokasi

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Puluhan warga Jalan Brigjen Zein Hamid Lingkungan X Gang Balai Desa Kelurahan Titi Kuning Medan selalu dihantui keresahan jika turun hujan. Sebab, gang satu ini tidak pernah tidak banjir jika hujan turun. Jangankan hujan panjang seperti terjadi Minggu sore (27/2/2022) hingga malam hari, hujan turun agak lebat saja, gang ini sudah digenangi air.

Fandi, (56) warga sekitar menyebutkan, banjir di Gang Balai Desa bukan saja karena drainase kurang berfungsi, tapi juga berasal dari curahan air hujan dari depan kantor Kelurahan Titi Kuning Medan yang paritnya sejak beberapa tahun lalu tidak mengalir sebagaimana mestinya. Bahkan hal tersebut diperparah dengan air hujan kiriman dari Gang Mangga yang berada disebelah gang tersebut.

“Banjir yang menggenangi Gang Balai Desa dan Gang Mangga juga karena tidak adanya parit di pinggiran Jalan Brigjen Zein Hamid Medan, terutama di gang Mangga sampai di sebelah kantor lurah Titi Kuning Medan,” kata Fandi yang diamini puluhan warga disana kepada wartawan, Rabu (9/3/2022).

Dikatakan warga lainnya bahwa di depan kantor Kelurahan Titi Kuning memang ada parit, namun di sebelah penduduk menuju Kanal, parit tersebut sudah tidak ada lagi sampai di depan halaman praktek dokter Sudiarto.

“Ketidak adaan penampungan air disana menyebabkan dua gang itu terus digenangi air setiap hujan turun meski curaha hujan tidak deras,” beber warga lagi.

Untuk itu, warga berharap agar Pemko Medan dapat meninjau langsung dan membantu menyelesaikan keluhan tersebut. Warga juga meminta kepada Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution, agar dibuat sisa drainase di gang Balai Desa yang berada disamping kantor Kelurahan Titi Kuning Medan sekitar 30 M2. “Karena beberapa tahun lalu, proyek drainase di gang Balai Desa tidak serta merta dari depan sampai ujung gang tersebut,” sebut warga.

Karena pembuatan drainase di Gang Balai Desa, lanjutnya harus dibuat drainase tambahan sampai tembus ke belakang perumahan Katamso Squire berjarak kurang lebih 30 M2. Sehingga pemborongnya memotong kuota proyek, tidak sampai di awal di titi parit Gang Balai Desa.

“Titi Parit di depan Gang Balai Desa juga harus diperbaiki. Karena parit tersebut diduga tidak berfungsi. Sebab di dalam parit tersebut sudah di cor agar tidak mengalir dari hulu ke hilir,” tambah warga lainnya.

Terkait banjir di Gang Balai, sejumlah warga sudah memberitahukan masalah banjir tersebut kepada Kepala Lingkungan (Kepling) X, M.Sarjan Havis Sitepu untuk diadakan gotong royong bersama petugas P3SU. Saat itu kepling merespon laporan warga dan akan melakukan gotong royong bersama dengan pasukan kuning (P3SU).

“Dalam waktu dekat ini kita akan lakukan gotong royong dengan P3SU bersama masyarakat,” kata Kepling X Kelurahan Titi Kuning Medan, M.Sarjan Havis Sitepu baru-baru ini.

Selain itu masyarakat juga berharap Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution yang kini gencar melakukan penanganan drainase guna mengantisipasi banjir turun langsung ke Jalan Brigjen Zein Hamid Gang Balai Desa Lingkungan X yang letaknya bersebelahan dengan kantor Kelurahan Titi Kuning Medan. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *