Percut, ArmadaBerita.Com
Lantaran kepergok sedang menyorong sebuah brankas di Tol Balmera, kecamatan Percut Sei Tuan, dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan langsung dikejar personil Polisi Jalan Raya (PJR) Poldasu, Jum’at (3/1/2020) kemarin.
Tak jauh dari pengejaran, petugas berahasil menangkap keduanya dan mengaku brankas serta laptop yang dibawanya merupakan hasil mencuri di sekolah SMAN 1 Sampali Percut.
Sebelum digelandang ke sel Polsek Percut Sei Tuan, kedua pelaku yang sudah beberapa kali melakukan aksi serupa serta terlibat dalam aksi penjambretan itu, harus merasakan timah polisi yang bersarang di salah satu kaki keduanya. Pasalnya, keduanya mencoba kabur saat digelandang polisi.
Kedua pelaku itu diketahui bernama, Muklis (29) warga Jalan Bersama, Gang Dame, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, dan Galih Prasetyo Pratama Gazali Tanjung alias Fajar (21) warga Jalan Letda Sujono, Gang Banjar, Medan Tembung.
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo, Senin (6/1/2020) menjelaskan, kedua pelaku berhasil diringkus oleh petugas Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Sumut yang sedang melakukan patroli di ToL Belmera KM 18, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Jum’at (3/1/2020) sekira pukul 08.30 WIB.
Saat itu, petugas PJR, Iptu N. Surbakti, SH, dan Brigpol Conan Ginting yang sedang melakukan patroli rutin di KM 18.400 Jalur A, melihat dua orang pria (pelaku) sedang mendorong sebuah brankas warna Hitam yang di tutupi kain warna Hitam di bahu jalan tol Belmera.
Lantaran gerak-gerik keduanya mencurigakan, personil PJR menghentikan kendaraan patrolinya dengan maksud menanyakan benda yang didorong kedua orang tersebut. Akan tetapi, kedua pelaku langsung kabur keluar Tol dengan memanjat pagar pembatas dan bersembunyi di semak-semak tepi sungai di balik pagar pembatas jalan Tol.
Merasa ada yang aneh, petugas PJR Iptu N. Surbakti dan Brigpol Conan Ginting mengejar kedua pelaku, namun pelaku tak kunjung keluar dari balik semak-semak. Tak tinggal diam, petugas pun meletuskan 4 kali tembakkan ke udara. Karena takut dengan suara letusan senjata api polisi, kedua pelaku pun akhirnya keluar dan menyerahkan diri.
Dari kedua pelaku, petugas mengamankan 1 unit Leptop merk Asus, 1 buah kotak Brankas terbuat dari besi, serta 1 buah Obeng. Selanjutnya, personil PJR berkoordinasi dengan personil Polsek Percut Sei Tuan, guna mengungkap kedua pria dan barang bawaannya itu.
“Dari hasil introgasi terhadap kedua tersangka, keduanya mengakui bahwa mereka baru saja membongkar sekolah SMA Negeri 1 Sampali, Percut Sei Tuan,” terang Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo, sembari menjelaskan sudah menerima laporan, Muliadi, Kepala Sekolah SMAN 1 Sampali dengan bukti LP No : LP/23/K/1/2020/SPK/Percut Sii Tuan tanggal 3 Januari 2020.

Berdasarkan keterangan kedua tersangka, sambung Aris, pihaknya langsung melakukan pengembangan. Akan tetapi, kedua pelaku mencoba kabur saat akan dibawa dan dinaikkan ke atas kenderaan guna mencari barang bukti dan TKP lainnya.
“Kedua tersangka mencoba melakukan perlawanan untuk melarikan diri dan mendorong petugas. Selanjutnya tim memberi tembakan peringatan ke udara sebanyak 2 kali, namun kedua tersangka tidak menghiraukannya. Sehingga tim melakukan tindakan tegas terukur menembak ke arah kaki kedua tersangka untuk mencegah melarikan diri,” sebut, Kompol Aris.
Dari hasil introgasi, ternyata kedua pelaku sudah beberapa kali membobol rumah sekolah di Kecamatan Percut Sei Tuan, Batangkuis dan Kota Medan. Bahkan keduanya dua kali terlibat aksi penjambretan dikawasan hukum Polsek Percut Sei Tuan.
“Untuk laporan polisi yang masuk di Polsek Percut terhadap kedua pelaku ada 4 Sekolah,” tutur, Kompol Aris.
Dijabarkannya, beberapa lokasi sekolah dan pencurian dengan pemberatan (jambret) yang dilakukan pelaku yakni;
-Wilkum Polsek Percut Sei Tuan-
1. di Jalan Bandar setia. Sekolah SMP, dengan hasil curian Leptop, dan uang Rp.280 ribu.
2. Sekolah SD di Pasar X Tembung, dengan hasil curian, Leptop dan Projektor.
3. Sekolah SMP di Pasar Senen, Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan. Hasil curian, 2 unit Laptop dan uang Rp 150 ribu.
4. Sekolah SMP di Jalan Besar Sintes, Percut Sei Tuan. Hasil curian, Laptop, Printer, dan uang Rp.200 ribu.
5. Sekolah SMP dekat sekolah Bandung, Jalan bandar Setia. Hasil curian, laptop dan uang Rp.250 ribu.
6. Jamret HP di Jalan Garuda dekat Pos Polisi, Prumnas Mandala. Hasil rampasan, Handphone merk Siomi.
7. Jamret HP di Jalan Benteng Hilir. Hasil rampasan, Handphone merk OPPO A3s.
-Wilkum Batang Kuis-
1. Sekolah SD. Jalan Batang Kuis. Hasil curian 2 unit Laptop, dan Notebook
2. SekolaH SD. Jalan Batang kuis. Hasil curian, 1 unit Laptop, Notebook, dan uang Rp.560 ribu.
-Wilkum Polsek Medan Baru-
1. Sekolah SMA di seputaran Jalan Sekip Medan. (Nst)











