Medan, ArmadaBerita.Com
Warga Jalan Menteng Raya sempat dihebohkan dengan ditemukannya sosok mayat pria yang mengapung dipingiran aliran sungai Jalan Menteng Raya, tepatnya di perairan sungai Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (14/3/2020) sekira pukul 14.20 WIB.
Jasad pria yang belum terungkap identitasnya itu diketahui oleh warga disekitar lokasi yang mengetahui adanya sesosok mayat dengan pakaian masih melekat ditubuhnya mengalir dan mengapung diperairan sungai yang saat itu sedang tenang.
Warga yang penasaran langsung mendekatinya dan setelah memastikan bahwa yang mengalir adalah tubuh manusia, hitungan detik lokasi penemuan langsung ramai.
“Tadinya sih difikir orang cuma patunga atau benda apa gitu, ehhh rupanya benar manusia. Terus udah ramai aja,” kata, Rizki salah seorang warga di sana.
Temuan itu juga sempat menyebar ke pihak Kepling setempat lalu diteruskan kepada polisi, namun tak satu pun warga saat itu yang mengenali jasad korban, ditambah dengan kondisi tubuh yang mulai membusuk.
“Gak kenal kami bang, kurasa bukan orang sini atau sengaja dihanyutkan dari hulu sana. Lagian tubuhnya sudah mulai hancur, kurasa mayat ini sudah 2 atau 3 hari,” tutur, Dian, warga disana.
Petugas Polsek Medan Area, dan tim Inafis dari Polrestabes Medan meluncur ke lokasi guna melakukan pemeriksaan serta penyelidikan terhadap jasad pria yang diperkirakan berusia 30-40 tahunan itu, hingga pakaian kaos putih dan celana jeans yang dikenakannya.
Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago menyebut, pihaknya sementara tak menemukan identitas pada tubuh dan pakaian korban.
“Kita sudah olah TKP terhadap jasad korban dibantu oleh Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Tim inafis, saat ini kita belum temui identitas korban,” katanya.
Ketika ditanya, apakah jasad pria yang mengapung tersebut adalah korban pembunuhan, Kompol Faidir mengaku pihaknya masih menggali dan melakukan penyelidikan atas mayat tersebut dengan dibawanya jasad korban ke RS Bhayangkara Medan.
Akan tetapi, Kapolsek mantan Kapolsek Pancur Batu tak menampik adanya bekas oenganiayan pada tubuh korban dan ditemukan dengan posisi kaki terikat kabel listrik.
“Benar, kaki terikat kabel listrik dan adanya bekas luka di leher, namun masih dalam penyelidikan. Untuk kesimpulannya nanti tim inafis kita yang menjawab,” tegasnya. (Nst)











