Percut, ArmadaBerita.Com
Warga Jalan Lembaga, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, dibuat heboh. Pasalnya, warga mendapati sosok mayat pria dengan tubuh mengapung dan sebahagian tenggelam di sebuah parit pada Senin (11/10/2021) siang.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Membela Karokaro kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) membenarkan penemuan mayat pria di Jalan Lembaga, Desa Tanjung Rejo, Percut.
Warga bernama, Warman (56) yang mengetahui temuan itu langsung melapor ke Kepala Dusun I Desa Tanjung Rejo bernama, Didik Irianto, selanjutnya diteruskan kerana pihak kepolisian.
Temuan mayat itu juga dibarengi dengan ditemukannya satu unit sepeda motor Yamaha Mio BK 3659 XV yang juga tenggelam di dalam parit bersama jasad korban.
Dibantu warga, polisi akhirnya mengetahui identitas korban yang bernama, Syahrum (60) warga Jalan Jati, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. “Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal,” ujar AKP M. Karokaro.
Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara pihak keluarga bermohon agar tidak dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan tidak keberatan.
“Diduga korban meninggal dunia karena jatuh dari sepeda motor yang dikendarainya dalam keadaan mabuk berat. Pihak keluarga sudah bermohon tidak dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan,” sebut Kanit.
Hal senada juga diungkapkan, Kadus I, Didik Irianto. Dijelaskannya bahwa warga yang melihatnya hendak ke sawah dan menangkul ikan, namun melihat sesosok mayat di dalam parit dengan posisi telentang dan tubuh sebagian tenggelam dan kepala mengambang di permukaan air.
“Warga yang mau Nangkul dan ke sawah yang melihat mayat itu telentang tapi badannya setemgah tenggelam bersama sepeda motornya cuma nampak stangnya aja di dalam parit,” jelas Didik Irianto.
Ditanya soal korban jatuh terjebur akibat mabuk minuman, Didik Irianto belum bisa memastikannya. Namun diakuinya bahwa ditemukan minuman memabukan seperti Tuak di bagasi kreta korban.
“Di bagasi seoeda motornya ada minuman Tuak satu bungkus di dalam plastik. Memang di lokasi ada daerah Lapo Tuak sekitar 500 meter dari penemuan mayat, tapi enggak tau di minum disitu ada ditempat lain. Bisa saja dia hanya membeli atau sesudah minum atau bisa juga mau pulang,” jelasnya mengakhiri. (ASN)











