Medan, Armadaberita.com – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyerahkan sertifikat halal dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) kepada 100 pelaku UMKM binaan Komunitas Muslimah Sah-Rizki. Penyerahan berlangsung di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Selasa (10/2/2026).
Dalam sambutannya, Rico Waas menyebut sertifikasi halal dan SPP-IRT sebagai langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pasar produk UMKM. Ia menilai legalitas produk menjadi salah satu faktor utama yang menentukan daya saing pelaku usaha di kota besar seperti Medan.
“Label halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga daya tarik yang membuka captive market lebih luas,” ujar Rico.
Menurutnya, UMKM merupakan salah satu pilar strategis ketahanan ekonomi keluarga dan daerah. Banyak pelaku usaha, kata Rico, memulai dari usaha rumahan dengan modal terbatas, namun dapat berkembang melalui konsistensi dan pemasaran yang tepat.
“UMKM ini pejuang. Banyak yang memulai dari dapur rumah, modal sendiri, tetapi mampu menghasilkan pendapatan yang bahkan melebihi gaji bulanan,” katanya.
Rico juga mendorong UMKM agar terus beradaptasi dengan perkembangan digital. Ia meminta pelaku usaha memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai kanal utama pemasaran, sehingga tidak bergantung pada penjualan secara tatap muka.
“UMKM harus go digital. Jangan hanya mengandalkan jualan offline. Manfaatkan Instagram, TikTok, dan marketplace,” tegasnya.
Selain memperkuat legalitas produk, Rico menilai UMKM membutuhkan ruang dialog dan forum diskusi yang berkelanjutan untuk saling bertukar pengalaman dan strategi usaha. Menurutnya, pembinaan UMKM tidak boleh hanya sebatas seremoni, tetapi harus menyentuh aspek pendampingan, pelatihan, kemudahan perizinan, hingga perluasan akses pemasaran.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas UKM Perindustrian dan Perdagangan Citra Effendi Capah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Surya Syahputra Pulungan, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga H.T. Chairuniza.











