Banjir Padang Rendam 120 Rumah, Akses Jalan di Guo Terputus

Share

PADANG, ARMADABERITA — Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, akibat hujan deras pada Sabtu (10/10/2026) berdampak pada 498 jiwa dan merendam 120 rumah. Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan rumah serta memutus akses jalan masyarakat di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji.

Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang hingga Sabtu pukul 22.45 WIB, banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo.

Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Kuranji, Lubuk Minturun, Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, Tabing Banda Gadang, serta Gurun Laweh. Luapan air menggenangi permukiman dan mengganggu aktivitas warga di sejumlah titik.

Dampak banjir juga terlihat dari kerusakan bangunan di Kecamatan Kuranji. BPBD mencatat empat rumah mengalami kerusakan sedang dan satu rumah mengalami kerusakan berat. Sementara itu, akses jalan masyarakat di kawasan Guo dilaporkan terputus akibat banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Ancaman yang perlu diantisipasi meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama apabila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.

Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai dan kawasan rawan bencana diharapkan terus memantau kondisi lingkungan serta segera mencari tempat aman apabila air kembali meningkat. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas demi mengurangi risiko keselamatan.

Pendataan dampak dan penanganan di lapangan menjadi penting untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat diketahui dan akses yang terputus bisa segera ditangani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *