Tangerang, ArmadaBeritaCom – Panti Asuhan Hayati merupakan tempat dimana kami mengajar. Di tempat ini, kami memutuskan untuk memberikan pengajaran matematika dasar, bahasa Inggris, dan etika moralitas.
Murid yang kami ajarkan berkisar antara kelas 1 sampai 6 SD. Jumlah murid yang kami ajar kurang lebih sekitar 8 orang. Proses belajar mengajar ini memakan waktu 3 minggu, tepatnya pada 10 Juni – 20 Juni.
Panti Asuhan Hayati didirikan oleh bapak Yayan dan istrinya. Panti asuhan ini terletak di daerah Bayur, Tangerang. Kegiatan belajar mengajar yang kita lakukan, dilaksanakan di sebuah ruangan kelas yang terdapat di panti asuhan tersebut. Ruangan kelasnya memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti kursi, meja, papan tulis, spidol, dan lain-lain.
Hari pertama dan kedua kami melakukan proses mengajar pelajaran matematika dasar. Anak-anak disini sangat pintar dan cepat tanggap dalam berhitung. Anak-anak disini juga sangat antusias dalam belajar yang membuat kami mengajar pun juga menjadi sangat semangat.

Walaupun mereka masih tertinggal banyak materi, kami yakin bahwa mereka dapat mengikuti dengan sangat cepat. Kami memfokuskan pengajaran ini pada bagian perkalian, pembagian, bangun ruang, bangun datar, pecahan, dan satuan berat
Hari kedua dan ketiga kami memberikan pengajaran tentang bahasa Inggris. Pada bagian ini adalah tantangan terbesar bagi kami, karena masih ada beberapa siswa yang bahkan belum bisa membaca.
Awal-awal kami memberikan contoh bagaimana memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris dan memberikan mereka kesempatan untuk maju kedepan dan mempraktekannya sehingga mereka dapat mengerti arti serta pengucapannya.
Kemudian kami memutuskan untuk membahas soal bersama-sama dari soal yang sudah kami siapkan, dan kami memberikan salah satu personil kami untuk membimbing anak-anak yang belum bisa membaca satu-persatu. Pada proses belajar mengajar ini, kami juga sangat senang karena ada beberapa siswa yang sudah mahir dalam bahasa inggris, sehingga memberikan kami semangat tambahan dalam mengajar.

Hari terakhir merupakan hari dimana kami mengajar etika dan moralitas. Kami memberikan beberapa materi tentang budi pekerti kepada para siswa, memberikan pengelanan tentang apa itu etika dan moralitas. Kemudian kami memberikan beberapa soal kepada mereka.
Pada hari terakhir ini juga kami berfoto-foto dan kami juga membagikan hadiah kepada merka satu persatuj.Tujuan kami memberikan semua materi proses belajar mengajar ini adalah agar anak-anak dapat mempelajari hal-hal dasar yang sudah kami berikan dengan harapan mereka dapat mengembangkan ilmu tersebut di kemudian hari.
Harapan kami untuk program Pelayanan Komunitas ini yaitu agar lebih banyak lagi orang yang melaksanakan program ini karena membawa dampak yang sangat positif kepada anak-anak di panti asuhan. Karena masih sangat banyak bibit-bibit unggul di sana yang tertinggal dalam hal pelajaran.
Kami berharap agar pendidikan di seluruh indonesia menjadi merata agar tidak ada anak-anak yang tertinggal lagi. Kami juga berharap kepada murid yang kami ajarkan agar mereka tidak berhenti sampai disini dan terus mengembangkan ilmu yang sudah kami berikan serta semakin semangat dalam belajar dan mencari hal-hal baru. (*)
Naskah ini ditulis oleh Tim Mahasiswa Ukrida yang beranggotakan: Viriya Dhika, Billy Ananda, dan Michael Valiant











