Jakarta, ArmadaBeritaCom – Yayasan Panti Asuhan Griya Asih terletak di Jl. Murdai 1 No. 1 Rt.008 Rw.013 Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Yayasan ini didirikan sejak tahun 1996, oleh bu Christine Tuti Kurniati.
Panti Asuhan Griya asih didirikan dengan berlandaskan semangat dan rasa cinta kepada khususnya untuk anak terlantar dan anak jalanan yang telah berjuang untuk bertahan hidup.
Yayasan didirikan dengan tujuan untuk memberikan tempat tinggal dan pendidikan formal serta merawat anak-anak jalanan yang terlantar. Agar kelak anak-anak tersebut dapat tumbuh menjadi manusia yang mandiri serta berguna bagi masyarakaan negara.
Program ini dijalankan dengan tujuan untuk memperkenalkan pentingnya belajar digital marketing. Pada program ini kami memperkenalkan digital marketing kepada anak-anak SMP 1-SMP3.

Kami memperkenalkan digital marketing untuk anak-anak yang sedang beranjak remaja, karena dalam usia mereka mereka sudah mulai menggunakan media sosial. Program ini kami jalankan sejak tanggal 03 juni sampai dengan 01 juli 2022. Program ini dilakukan setiap hari jumat dari pukul 16.00 sore hingga pukul 18.00 sore.
Anak-anak SMP Panti Asuhan Griya Asih yang kami ajarkan sekitar 16 orang. Tempat pembelajaran dilakukan di ruang doa Panti Asuhan Griya Asih yang telah dilengkapi dengan kursi, meja, proyektor dari pihak panti, sedangkan laptop dan bahan pelajaran PPT yang akan diajarkan disediakan oleh kami. Kami mengajarkan pentingnya mempelajari digital marketing di era sekarang ini.
Kami mengajarkan apa itu digital marketing, memberikan contoh nyata tentang digital marketing, penggunaan media sosial dalam melakukan digital marketing, konsep digital marketing, manfaat penggunaan digital marketing di era sekarang dan mengapa penting untuk dipelajari oleh anak-anak seusia mereka. Banyak anak-anak tersebut yang mengerti tentang digital marketing, tetapi alasan pentingnya tidak diketahui.

Dalam program ini kami fokus pada pembelajaran mengenai digital marketing, yang diselingi dengan games dan pembagian snack agar anak-anak tidak mudah merasa bosan dan tetap konsentrasi mendengarkan pembelajaran.
Dalam melakukan program ini kami juga menemukan banyak sekali permasalahan, dimulai dari pengaturan jadwal pengunjungan ke Panti Asuhan Griya, lokasi yang cukup sulit diakses, jarak tempuh yang jauh.
Program kami dilakukan dalam 5 kali pertemuan. Pertemuan pertama dilakukan pengenalan diri kami terhadap anak Panti, pertemuan kedua kami memainkan games, pertemuan ketiga kami mengajarkan digital marketing.
Pertemuan ke empat kami maengajarkan anak-anak cara membuat ice cream, dan pertemuan ke lima kami melakukan ujian beserta pengucapan perpisahan kepada anak-anak Panti Asuhan Griya Asih serta membagikan snack kepada anak-anak panti.

Sewaktu menjalankan program ini, respon yang diterima kami ialah antusiame. Kami disambut secara hangat oleh pihak panti dan anak-anak panti. Meskipun pada awalnya masih terasa sedikit canggung tetapi itu hanya sebentar. Apalagi setelah bermain games, atmosfir canggung tersebut seakan tidak pernah ada.
Sewaktu mengajar juga anak-anak sangat aktif bertanya dan menjawab pertanyaan yang kami berikan. Terhadap respon yang kami terima kami juga sangat senang karena disambut secara ramah.
Program ini dijalankan untuk mengajarkan anak-anak ilmu pengetahuan mengenai digital marketing yang sangat penting untuk dipelajari di era sekarang ini. Selain itu kami juga mengajak anak-anak bermain bersama dengan cara membagi kelompok, sehingga mengajarkan anak-anak untuk saling kompak dengan kerjasama tim dan saling menjaga serta solidaritas.
Harapan kami kedepannya ialah agar ilmu pengetahuan yang kami bagikan dalam pelayanan komunitas ini bermanfaat bagi semua anak-anak panti untuk kedepannya dalam menata masa depan mereka, serta semua anak-anak di Indonesia. (*)
Artikel ini ditulis oleh Tim Mahasiswa Ukrida yang terdiri dari Hendy Junior, Cynthia Theodora, Erwin Carlos, dan Jefry Andrean.











