Armadaberita.com, Medan – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana kerja Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut untuk tahun 2026. Dukungan itu mencakup proses seleksi anggota baru dan pengembangan kerja sama KPID dengan sejumlah perguruan tinggi yang tengah meneliti penerapan kecerdasan buatan di bidang penyiaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Sulaiman saat menerima jajaran KPID Sumut di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu, 4 Februari 2026. Ia menilai KPID harus terus sigap mengikuti perubahan teknologi agar pengawasan informasi tetap relevan. “Saya mengapresiasi langkah-langkah inovatif KPID dan berharap lembaga ini semakin adaptif untuk menjaga kedaulatan informasi di daerah,” katanya.
Menurut Sulaiman, KPID memegang peran penting dalam mengawasi isi siaran, terutama yang terkait iklan radio. Ia meminta agar proses seleksi komisioner periode berikutnya dilakukan terbuka dan profesional, sehingga lembaga ini tetap kredibel dalam menjalankan mandatnya.
Ketua KPID Sumut, Muhammad Syahrir, menjelaskan bahwa KPID sebagai lembaga independen memiliki tugas menjaga mutu siaran sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002. Ia menegaskan komitmen KPID dalam memastikan masyarakat menerima tontonan dan informasi yang sehat, baik melalui televisi, radio, maupun kanal penyiaran lain. “Kami berkewajiban memberi literasi dan memastikan seluruh siaran berkualitas, apalagi kini harus bersaing ketat dengan arus informasi dari media sosial,” ujar Syahrir.
Syahrir juga melaporkan perkembangan proses seleksi komisioner. Tim seleksi telah dibentuk dengan melibatkan akademisi, praktisi, unsur pemerintah provinsi, serta KPI Pusat. Ia berharap komposisi tersebut menjamin proses penjaringan yang objektif dan berimbang. Ia menambahkan bahwa rapat dengan Komisi A DPRD Sumut sempat diskors dan akan dijadwalkan ulang bersama Dinas Kominfo Sumut.
Seleksi anggota KPID mengacu pada Keputusan KPI Pusat Nomor 3 Tahun 2024 mengenai tata cara pemilihan anggota komisi penyiaran.
Tiga akademisi telah dipilih DPRD Sumut sebagai unsur Tim Seleksi: Assoc. Prof. Dr. Faisal dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; Corry Novrica Sinaga dari FISIP Universitas Sumatera Utara; serta Dr. Yovita Sabarina Sitepu dari fakultas yang sama.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Basarin Yunus Tanjung, Sekretaris DPRD Sumut Zulkifli, Kepala Biro Hukum Aprilla Haslantini Siregar, Sekretaris Dinas Kominfo Sumut Yazid Matondang, dan jajaran komisioner KPID Sumut.











