armadaberita.com | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan kesiapannya melaksanakan program strategis nasional Koperasi Merah Putih, yang digadang-gadang jadi mesin baru penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan potensi 6.110 desa dan kelurahan di Sumut, Bobby optimis program ini bisa menciptakan putaran ekonomi desa hingga tembus Rp30 triliun.
“Kami siap jalankan Koperasi Merah Putih. Ini momentum besar untuk menghidupkan ekonomi desa dan melawan kemiskinan ekstrem,” tegas Bobby dalam Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Aula Raja Inal Siregar, Rabu (30/4), didampingi Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu.
Menurutnya, jika satu koperasi mendapat suntikan Rp5 miliar saja, maka potensi totalnya bisa mencapai puluhan triliun rupiah yang langsung berdampak pada ekonomi masyarakat bawah. Dari target nasional 80 koperasi percontohan, Pemprov Sumut telah membentuk 35 unit dan menargetkan lebih banyak lagi.
Menteri Koperasi dan UMKM Budi Arie Setiadi menegaskan koperasi ini jadi senjata memberantas tengkulak dan kemiskinan. “Uang Rp300 triliun selama ini berputar di tangan tengkulak. Lewat koperasi, kita rebut kembali untuk petani dan rakyat,” katanya.
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu pun menyambut positif. “Kalau desa diberdayakan, maka Indonesia dibangun dari akarnya,” ujarnya.
Acara ini dihadiri bupati/walikota se-Sumut, Kepala Perwakilan BI Sumut, kepala desa/lurah, serta jajaran kementerian dan OPD terkait. (*)











