Medan, ArmadaBerita.Com – Gelombang solidaritas lintas daerah di Pulau Sumatera kembali terlihat nyata. Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera Utara (Sumut), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam pertemuan bersama Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (5/5/2026).
Dalam kesempatan itu, bantuan secara simbolis diserahkan kepada Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga, sebagai perwakilan daerah terdampak paling luas.
Bobby Nasution menegaskan, bantuan dari Pemprov Lampung bukan sekadar dukungan material, tetapi juga mencerminkan kuatnya ikatan solidaritas antarprovinsi di Sumatera. Ia menyebut, di tengah situasi bencana, kolaborasi lintas wilayah menjadi kunci percepatan pemulihan.
“Ini bukan hanya soal bantuan, tapi tentang kebersamaan. Solidaritas seperti ini yang memperkuat kita sebagai satu kawasan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan kedekatan personalnya dengan Lampung, tempat ia pernah tinggal dan menempuh pendidikan selama sekitar enam tahun. Kedekatan itu, menurutnya, semakin mempererat hubungan emosional antara kedua daerah.
Lebih jauh, Bobby mendorong agar momentum solidaritas ini ditingkatkan ke arah kerja sama strategis antarprovinsi di Sumatera, termasuk integrasi Program Pembangunan Daerah (PPD). Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing kawasan dan menarik lebih banyak investasi.
Sementara itu, Jihan Nurlela menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk empati masyarakat Lampung terhadap warga Sumatera Utara yang terdampak bencana.
“Kami datang membawa pesan kebersamaan. Harapannya, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan,” katanya.
Di sisi lain, kondisi di lapangan masih memprihatinkan. Jafar Syahbuddin Ritonga mengungkapkan bahwa dari total 15 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, sebanyak 14 kecamatan terdampak bencana.
“Dampaknya sangat luas. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Peristiwa ini menegaskan bahwa di tengah tantangan bencana, solidaritas antarwilayah tetap menjadi kekuatan utama, bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga untuk bangkit bersama.











