Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Untuk mempermudah akses jalan, Bupati Deli Serdang, meresmikan jembatan gantung sebagai penghubung dua Desa di dua Kabupaten yakni Kabupaten Deli Serdang dengan Desa Bandar Kuala, Kecamatan Galang, menuju Desa di Desa Manggis, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut).
Jembatan gantung itu dinamakan Jembatan Kemerdekaan. Sebab, pemerintah setempat meresmikanmya tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-75 tahun, pada Senin (17/8/2020).
Peresmian jembatan itu pun ditandai dengan pecah kendi dan pengguntingan pita yang dipimpin Wakil Bupati Deli Serdang H. M Ali Yusuf Siregar.
Dalam peresmian itu, Wakil Bupati Deli Serdang H. M Ali Yusuf Siregar mengatakan, peresmian jembatan merdeka tersebut merupakan kebahagiaan sekaligus kebanggaan bagi kita semua khususnya masyarakat Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Berdagai.
“Karena dengan adanya jembatan ini, tentu akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat di dalam menggerakkan roda perekonomian, yang pada akhirnya akan menumbuhkan tingkat kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Acara peresmian jembatan merdeka juga dihadiri Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, Dandim 0204/DS Letkol Kav Jackie Yudha, S, Sos, M. Han, Deputi EVP Telkom Regional 1 Sumatera, serta komunitas Kibarkan ASA.
Selain itu, Pembina Vertical Rescue Indonesia, mengatakan, jembatan gantung Merdeka merupakan jembatan 104 yang dibangun Vertical Rescue Indonesia di 12 provinsi di Indonesia.
“Ini jembatan ke 104 di bangun Vertical Rescue Indonesia dan yang pertama di Sumatera Utara,” katanya.
Ia menjelaskan, jembatan gantung Merdeka panjangnya 120 meter dan lebarnya 1,2 meter. Jembatan dapat menampung beban 1 ton dan dapat dilalui motor.
“Jembatan ini dapat menampung beban 1 ton dan dapat dilalui motor, kita berharap jembatan digunakan warga menyeberangi sungai,” ucap Kemal.
Bupati Serdang Bedagai, Soekirman disela meninjau jembatan mengatakan, dengan telah dibangunnya jembatan gantung Merdeka. Mimpi dan harapan puluhan tahun warga Dusun Buntu Bulat terwujud.
Dikatakannya, dengan telah dibangunnya jembatan gantung Merdeka maka pelajar asal Dusun Buntu Bulat tidak perlu lagi naik rakit menyeberangi sungai ular yang lebarnya 110 meter, para pelajar sudah bisa jalan melalui jembatan Merdeka.
“Pelajar Buntu Bulat gak perlu naik rakit kesekolah, kan sudah ada jembatan gantung,” ucap Soekirman.
Bantuan Vertical Rescue Indonesia, PT Telkom, Kodim 0204 Deli Serdang dan Pemerintah Daerah serta dukungan dari segala elemen, sehingga jembatan berhasil dibangun demi masyarakat Dusun Buntu Bulat dan Desa Bandar Kuala.
Dari pantauan awak media, terlihat Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK melintasi jembatan merdeka bersama dengan anak sekolah sambil mengibarkan Bendera Merah Putih.
Saat di konfirmasi oleh awak media, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK mengharapkan agar warga masyarakat dapat merawat dan menjaganya.
“Setelah dibangunnya jembatan ini, diharapkan warga dapat menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” ujarnya. (Ck)











