HUKUM  

Perkuat Pembinaan Kerohanian: Lapas Kelas I Medan Gelar Puja Bakti Bersama Yayasan Sangha Bodhiphakkhiya Nusantara

Lapas Kelas I Medan terus berkomitmen mendukung pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan.
Share

Medan, ArmadaBerita Com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus berkomitmen mendukung pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kualitas spiritual, membangun ketenangan batin, serta menumbuhkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan puja bakti bersama Yayasan Sangha Bodhiphakkhiya Nusantara dari Rumah Ibadah Pondok Sati, dengan bimbingan Bhikkhuni Ayya Sati. Kegiatan ini mengangkat tema “Manasikara Sutta” sebagai sarana pendalaman nilai-nilai spiritual dan pengembangan kesadaran diri bagi warga binaan yang beragama Buddha.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengikuti puja bakti, melakukan refleksi diri, serta mendalami pentingnya perhatian dan kesadaran dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai yang terkandung dalam pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu warga binaan mengembangkan ketenangan batin, mengendalikan diri, serta membangun pola pikir yang lebih bijaksana dalam menghadapi berbagai situasi.

Pelaksanaan puja bakti juga menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Selain sebagai bentuk pembinaan kerohanian, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, toleransi, dan penghargaan terhadap sesama dalam lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Kelas I Medan senantiasa mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan yang inklusif dan berkesinambungan sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang lebih baik secara spiritual maupun kepribadian. Sinergi bersama lembaga keagamaan menjadi salah satu bentuk dukungan dalam menciptakan proses pembinaan yang humanis dan bermakna.

Melalui kegiatan puja bakti ini, diharapkan warga binaan dapat menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *