Madina, ArmadaBerita.Com – Sejumlah aktivis di kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyoroti lemahnya penegakan hukum yang dimana setiap hari lalu lalang mobil truk perusahaan PT.Bina Mitra Indosejahtera (PT.BMI) diduga menjadi penadah Galian C Ilegal yang digunakan untuk proyek jalan Nasional.
“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa proyek itu menggunakan anggaran dari pusat senilai Rp 99 miliar, anehnya kenapa polsek Lingga Bayu tidak melihat adanya aktivitas alat berat yang mengkeruk matrial di sungai batang Natal untuk dibawa ke Gudang PT.BMI di Diusung Pulo Padang desa Simpang Durian inikan aneh,” ungkap Hanapi Lubis, Ketua Ikatan Pelajar Al-Wasliyah (IPA) Madina kepada wartawan, Rabu (29/07/2026).
Menurut hematnya, kinerja PT.BMI itu sudah terindikasi Korupsi atau ingin meraup untung yang banyak sehingga UU atau peraturan pelaksanaan proyek pun mereka tabrak sehingga mereka bisa menjadi penampung atau penadah galian c ilegal.
“Ini suatu indikasi korupsi berjamaah, jadi kami harap pihak penegak hukum baik itu tingkat provinsi Polda Sumut/Kejati Sumut maupun pengak hukum Pusat segera ambil langkah atau sikap yang tegas kepada PT.BMI dan Perusahaan Subkontraknya,” kata Hanapi.
Hal yang hampir senada ditambahkan oleh M.Yakub Lubis, Ketua LSM Tameng Perjuangan Masyarakat Anti Korupsi (Tamperak), bahwa ia menduga adanya persekongkolan antara pihak PT.BMI dan PT.Mandala Karya Nusantara Medan dengan pihak aparat hukum setempat sehingga perlakuan ilegal itu terjadi semena-mena,
“Tindakan ilegal itu bisa bebas karena adanya oknum-oknum didalamnya, jadi kami harap pihak penegakan hukum dari Pusat baik itu Kejaksaan Agung atau Komisi Pemberantasan Korupsi harus segera mengevaluasi atau menginvestigasi kegiatan PT.BMI, jadi kami dari pihak LSM Tamperak Sudah membuat LP terkait Galian C ilegal itu,” timpalnya.
Sejauh ini, Kapolsek Lingga Bayu tidak memberikan komentar atau tanggapan terkait PT.BMI yang sedang viral sebagai penadah Matrial Tanpa izin Galian C hingga berita ini dibuat polsek Lingga Bayu enggan memberikan tanggapan.











