Medan, ArmadaBerita.Com — Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen mengajak kalangan mahasiswa untuk lebih aktif mengawal kebijakan publik melalui mekanisme penyampaian aspirasi kepada anggota dewan dibanding mengedepankan aksi demonstrasi.
Ajakan tersebut disampaikan Wong saat menerima kunjungan Parliament Tour mahasiswa Universitas Dharmawangsa (Undhar) di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (20/7/2026).
Dalam kegiatan itu, Wong didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, serta Anggota Komisi III Agus Setiawan.
Di hadapan puluhan mahasiswa, Wong memperkenalkan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif sekaligus “rumah rakyat” yang menjalankan tiga tugas utama, yakni menyusun anggaran bersama pemerintah daerah, membentuk peraturan daerah (Perda), dan mengawasi jalannya pemerintahan.
Ia menjelaskan pembahasan anggaran dilakukan melalui Badan Anggaran (Banggar) dengan tujuan memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, DPRD juga memiliki kewenangan membahas serta menetapkan berbagai peraturan daerah yang menjadi dasar pelaksanaan pemerintahan di Kota Medan.
Fungsi pengawasan, lanjut Wong, dilakukan terhadap seluruh penyelenggaraan pemerintahan mulai dari tingkat kota hingga kecamatan, kelurahan, dan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Wong juga memperkenalkan pembagian tugas empat komisi di DPRD Kota Medan.
Komisi I membidangi hukum dan pemerintahan, Komisi II menangani pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, Komisi III membidangi perekonomian dan keuangan, sedangkan Komisi IV fokus pada pembangunan infrastruktur.
Menurut Wong, mahasiswa perlu memahami mekanisme kerja DPRD agar dapat menyalurkan aspirasi secara efektif.
Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan masa reses anggota DPRD yang berlangsung di 21 kecamatan sebagai ruang menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
“Silakan datang saat reses untuk menyampaikan keluhan seperti jalan rusak, banjir maupun persoalan sampah. Aspirasi masyarakat akan kami tampung dan diteruskan kepada organisasi perangkat daerah yang berwenang,” ujarnya.
Wong menilai partisipasi masyarakat dalam forum resmi akan memperkuat kualitas pengawasan terhadap jalannya pemerintahan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pelayanan publik.
Kegiatan Parliament Tour kemudian dilanjutkan dengan dialog terbuka antara mahasiswa dan pimpinan DPRD yang membahas berbagai isu pembangunan Kota Medan, mulai dari lingkungan, pendidikan, infrastruktur hingga pelayanan publik.
Melalui kegiatan tersebut, DPRD Kota Medan berharap generasi muda semakin memahami fungsi lembaga legislatif sekaligus terdorong untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi melalui penyampaian aspirasi yang konstruktif.*











