Utama  

Kebakaran Hebat Ludeskan 80 Persen Pabrik Sepatu di Deli Serdang, Pemadaman Berlangsung Lebih dari Empat Jam

Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu Yumeida di Jalan Pendidikan,
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu Yumeida di Jalan Pendidikan, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (27/6/2026) pagi. Hingga lebih dari empat jam sejak api pertama kali muncul, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan kobaran api yang belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan disertai kepulan asap hitam yang membumbung tinggi dari dalam bangunan pabrik, sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran Deli Serdang. Tak lama kemudian, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Deli Serdang tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Petugas Disdamkarmat Deli Serdang, Edi, mengatakan dugaan sementara sumber api berasal dari bagian blower di area produksi.

“Terbakar bagian blower. Katanya itu bagian pemasak,” ujar Edi di lokasi.

Menurut Edi, kebakaran telah menghanguskan sebagian besar bangunan pabrik.

“Kalau ini sekitar hampir 80 persen ludes,” katanya.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, hingga proses pemadaman berlangsung belum ada laporan mengenai korban jiwa.

“Korban jiwa untuk sementara belum ada dengar,” ucapnya.

Edi menjelaskan, petugas masih memusatkan upaya pemadaman di sisi kiri bangunan karena kobaran api di area tersebut masih cukup besar. Sementara itu, api di bagian kanan pabrik mulai berhasil dikendalikan.

“Sebagian di sebelah kanan sudah mulai padam. Sekarang yang arah ke pintu masuk sebelah kiri yang masih api membesar,” jelasnya.

Sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran milik Disdamkarmat Deli Serdang diterjunkan ke lokasi. Untuk mempercepat penanganan, proses pemadaman juga mendapat bantuan armada dari Kota Medan dan Kota Binjai.

“Karena besarnya api, proses pemadaman juga dibantu dari Medan dan Binjai,” tutur Edi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *