NEWS  

Ditendang Saat Berkendara hingga Tewas, Pelaku Penganiayaan di Belawan Ditangkap Kurang dari 4 Jam

Penangkapan pelaku penganiayaan menendang motor korban sampai terjatuh yang terjadi di Belawan. (Ist)
Share

Belawan, ArmadaBerita.Com – Aksi kekerasan di jalan raya berujung maut terjadi di kawasan Medan Belawan. Seorang pemuda tewas setelah sepeda motornya ditendang hingga terjatuh. Pelaku berhasil ditangkap polisi dalam waktu kurang dari empat jam usai kejadian.

Tersangka berinisial MS (17), warga Kelurahan Belawan I, diamankan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di rumah mertuanya di Kampung Nelayan Seberang. Polisi turut menyita barang bukti berupa sepeda motor dan pakaian yang digunakan saat beraksi.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, mewakili Kapolres AKBP Rosef Efendi, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan KL Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari.

“Korban saat itu melintas bersama saksi. Ketika berpapasan, tersangka secara tiba-tiba menendang sepeda motor korban hingga terjatuh,” ujar Agus.

Akibat tendangan tersebut, korban berinisial MFR terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala. Saksi sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil melarikan diri.

Saat kembali ke lokasi, korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan darah keluar dari telinga dan bagian belakang kepala. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit PHC Belawan, namun nyawanya tidak tertolong.

Mendapat laporan, tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran. Dalam waktu singkat, keberadaan pelaku berhasil diketahui.

“Tersangka mengakui perbuatannya dan menyebut tidak beraksi sendiri. Satu pelaku lain saat ini masih dalam pengejaran,” ungkap Agus.

Motif sementara dipicu hal sepele, yakni tersangka merasa tersinggung setelah korban berteriak saat berpapasan di jalan.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *