Tafahum Sumut Bersama Remaja Masjid Ash Sholah Tunaikan Fardhu Kifayah, Teladani Kepedulian Almarhumah Kamisah

Persiapan pembuatan kain kafan yang dilakukan Tim Tafahum Sumut bersama Kader Remaja Masjid Ash Sholah. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Komunitas Tafahum Peduli Umat Sumatera Utara (Tafahum Sumut) bekerja sama dengan kader Remaja Masjid Ash Sholah (RMA) menunaikan kewajiban fardhu kifayah dalam prosesi pengurusan jenazah seorang muslimah teladan, Almarhumah Kamisah binti Parto Rebo, yang wafat pada Rabu, pukul 15.20 WIB di RS Imelda Medan.

Almarhumah berpulang ke rahmatullah dalam usia 79 tahun, meninggalkan enam orang anak, sementara suaminya telah lebih dahulu wafat beberapa tahun lalu. Semasa hidup, Almarhumah dikenal sebagai sosok aktif dan dermawan, serta pernah mengemban amanah sebagai Ketua Perwiritan PSK. Kepeduliannya terhadap kegiatan keagamaan, khususnya pembinaan remaja masjid di Lingkungan 3 Kelurahan Glugur Darat I dan sekitarnya, menjadi teladan yang membekas hingga akhir hayat.

Tak hanya aktif dalam perwiritan dan kegiatan masjid, Almarhumah Kamisah juga dikenal memiliki keterampilan memasak yang luar biasa. Rumahnya kerap menjadi pusat aktivitas kaum ibu ketika ada musibah di lingkungan sekitar, tempat memasak konsumsi perwiritan dan kegiatan sosial keagamaan.

Kader Remaja Masjid Berbuah Nyata

Kepedulian Almarhumah terhadap pembinaan remaja masjid membuahkan hasil nyata. Kader Remaja Masjid Ash Sholah yang sebelumnya dibina dalam pendidikan keagamaan, kini telah mampu menjalankan tugas sebagai bilal mayit. Dalam prosesi pemulasaraan jenazah Almarhumah, dua kader RMA, Leni dan Vivit, secara langsung memandikan jenazah dengan penuh khidmat.

Mereka bekerja sama dengan Tim Tafahum Sumut yang terdiri dari Khaila Waldi (Mahasiswi UNIMED), Riska Windari (Mhasiswi UIN Sumatera Utara), Ayuni (santriwati pondok pesantren), Akbar (UINSU Fakultas Ushuluddin), Salim (Politeknik), Amri (Universitas Sumatera Utara), serta Arif Mantra selaku Sekretaris Jenderal Tafahum Sumut.

Tim Tafahum Sumut bersama Kader Remaja Masjid Ash Sholah mempersiapkan pakaian jenazah. (Ist)

Apresiasi Keluarga dan Tokoh Masyarakat

Mewakili keluarga, Akdam Satria Buana, SH, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan belasungkawa. Ia secara khusus mengapresiasi Tafahum Sumut dan para bilal muda.

“Kami merasa salut dan bangga melihat kerja sama Tafahum Sumut dengan bilal-bilal muda. Ini bukti bahwa pembinaan remaja masjid benar-benar membuahkan hasil,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Bapak H. Z. Sutardi, mewakili STM setempat. Ia mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk tetap bersabar dan menjaga tali persaudaraan.

“Setelah orang tua tiada, doa anak-anaklah yang sangat diharapkan. Teruslah mendoakan almarhumah setiap saat,” pesannya.

Sementara itu, Drs. Zakaria Koto, ZA, mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran para jamaah dan anggota perwiritan yang turut menshalatkan Almarhumah di Masjid Ash Sholah, Jalan Pendidikan.

“Masjid penuh sesak. Hampir 200 jamaah hadir. Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidaklah seorang muslim yang meninggal lalu dishalatkan oleh empat puluh orang yang tidak menyekutukan Allah, melainkan Allah menerima syafaat mereka untuknya.’ Ini menjadi harapan besar bagi almarhumah,” tuturnya.

Ketua Tafahum Sumut, Utadz Drs. Zakaria Koto memimpin pemberangkatan jenazah ke pemakaman. (Ist)

Sosok yang Dirindukan

Salah seorang sahabat dekat Almarhumah, yang akrab disapa Kak Ayem, mengungkapkan duka mendalam. “Kami sangat kehilangan. Beliau selalu ikut wirid Yasin dan tadarus Al-Qur’an, meski usianya sudah lanjut.”

Ungkapan serupa disampaikan sahabat lainnya bermarga Barus, yang menyebut kepergian Almarhumah terasa semakin berat karena terjadi menjelang bulan suci Ramadhan.

Pemakaman dan Doa

Jenazah Almarhumah Kamisah binti Parto Rebo dimakamkan pada pukul 13.15 WIB di Dusun Panglima, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Keluarga besar Tafahum Sumut dalam pernyataannya berharap Allah SWT menerima seluruh amal ibadah Almarhumah dan menempatkannya di surga-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan orang-orang yang beriman serta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan keturunannya, dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal mereka.” (QS. At-Tur: 21)

Dan sabda Rasulullah SAW:

“Apabila seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

Semoga keteladanan Almarhumah Kamisah menjadi inspirasi bagi umat, khususnya dalam membina generasi muda masjid, serta menghidupkan semangat kepedulian sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *