NEWS  

Permainan Tembak Ikan di Sibiru-biru Tuai Protes Warga, Aparat Diminta Bertindak

Share

Biru-Biru, ArmadaBerita.Com Aktivitas perjudian berkedok permainan ketangkasan jenis tembak ikan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, menuai protes dari warga setempat. Warga menilai keberadaan permainan tersebut meresahkan dan meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah penertiban.

Pantauan wartawan di lokasi pada Rabu (17/12/2025), di kawasan Jalan Pasar 8–Patumbak, Desa Ajibaho, terlihat sedikitnya dua unit meja permainan tembak ikan beroperasi dan dipadati sejumlah pemain. Aktivitas tersebut berlangsung di tempat terbuka dan berada di lingkungan permukiman warga.

Seorang warga Desa Ajibaho yang enggan disebutkan namanya mengatakan, permainan tembak ikan tersebut sudah beroperasi cukup lama dan kerap ramai pada malam hari. Menurutnya, kondisi itu mengganggu ketenangan masyarakat sekitar.

“Kami sebagai warga merasa resah. Hampir setiap malam ramai, dan lokasinya juga dekat dengan fasilitas umum,” ujarnya.

Warga tersebut juga menyebutkan bahwa lokasi permainan tembak ikan berada sekitar 100 meter dari masjid dan sekitar 50 meter dari Gereja GPDI. Ia menilai keberadaan aktivitas tersebut tidak sesuai dengan norma sosial dan keagamaan di lingkungan desa.

Selain menimbulkan keresahan, warga juga mengaitkan keberadaan permainan tembak ikan dengan meningkatnya gangguan keamanan di wilayah mereka. Beberapa kasus pencurian disebut kerap terjadi sejak aktivitas tersebut beroperasi.

“Sejak ada permainan itu, kasus kemalingan sering terjadi. Dampaknya juga dirasakan pada ekonomi dan keharmonisan rumah tangga warga,” tambahnya.

Warga berharap aparat kepolisian segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka meminta perhatian dari jajaran kepolisian, baik di tingkat Polsek, Polresta, maupun Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Kapolsek Biru-biru, Natanail Sitepu, hingga Kamis (18/12/2025) belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp. Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, namun belum mendapatkan respons hingga berita ini diterbitkan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *