WISATA  

USU Bawa Angin Segar untuk Gendang Melayu, dari Alat Bubut hingga Jangkauan Pasar Digital

Share

Armadaberita.com | Deli Serdang – Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mencuri perhatian lewat aksi nyatanya dalam pelestarian budaya lokal. Lewat program Pengabdian Masyarakat Tematik, USU turun langsung ke Desa Binjai Bakung, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, untuk mengangkat kembali eksistensi Gendang Pakpong khas Melayu melalui modernisasi peralatan dan strategi pemasaran digital.

Dengan tema “Peningkatan Mutu dan Pemasaran Produksi Instrumen Etnis Melayu Melalui Modernisasi Peralatan dan Pemberdayaan Pengrajin Gendang Pakpong ‘Rentak Serdang’,” kegiatan ini tak hanya berbicara soal seni, tapi juga ekonomi kreatif.

Prof. Drs. Mauly Purba, Ph.D., selaku ketua tim, menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pelaku budaya, dan masyarakat untuk menjaga warisan tak benda ini tetap hidup dan bernilai ekonomi. Salah satu sorotan utama adalah penyerahan langsung mesin bubut pembuat balung gendang dari USU kepada kelompok pengrajin sebagai bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi.

Tak hanya itu, acara juga menghadirkan paparan bernas dari para pakar. Dekan FIB USU, Prof. Tengku Thyrhaya Zein, mengupas makna gendang Melayu sebagai simbol jati diri, filosofi, hingga harmoni sosial. Sementara, Drs. Yoe Anto Ginting mengulas pengembangan alat secara teknis, dan Rahmatika Luthfiana Sholikhah memberikan pelatihan pemasaran digital agar produk gendang lokal bisa menembus pasar yang lebih luas.

Acara makin lengkap dengan dukungan tokoh adat, akademisi, hingga perwakilan Kesultanan Serdang. Tarian dan musik Melayu dari kelompok Rentak Serdang dan Kesultanan menjadi penutup yang manis.

Kegiatan ini bukan hanya tentang alat musik, tetapi tentang membangun kembali kebanggaan etnis Melayu melalui sentuhan teknologi dan wawasan masa kini. Gendang Pakpong kini tak lagi hanya bergema di panggung budaya, tapi juga mulai bergaung di marketplace digital.

Respon (1)

  1. Reportasenya sangat menarik dan profesional, semoga kegiatan seperti ini bisa dipublikasi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *