BandarBaru, Armada Berita.Com
Akibat Cemburu dari cinta terlarang segi tiga, seorang wanita berumur 55 tahun, yang bertempat tinggal di Bungalow Rama di Jalan Pik-pik, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, kabupaten Deli Serdang ditemukan tewas didalam tempat tinggalnya. Kamis (2/7/2020) Jam 3:00 WIB.
Painem ditemukan tewas diduga menjadi korban pembunuhan oleh seorang pria yang kerap disapa Kakek, Warga Pangkalan Brandan yang berprofesi sebagai buruh bangunan, yang tinggalnya tak jauh dari lokasi penemuan jenazah Painem.
Menurut informasi yang dikumpulkan dilokasi kejadian oleh awak media, kejadian bermula pada hari kamis, sekitar jam 00:00 WIB, terdengar suara gaduh dari dalam rumah korban, saat itu Ferdi Ginting (23) tak lain merupakan menantu korban merasa curiga lalu mendatangi rumah ibu mertuanya itu, jarak antara rumah korban dan Ferdi Ginting hanya berjarak beberapa meter saja dan masih dalam satu areal Bungalow Rama.
“Pas aku kesitu belum terjadi apa-apa bang, namun aku tak melihat ada si Kakek ( pelaku-red ), pas kutanya, mertuaku itu mengatakan bahwa ia baru saja diganggu oleh kakek. Emosi kali aku bang, terus pas aku mau pergi mencari keberadaan si kakek, aku dihalangi oleh mertuaku ( korban ),mungkin takut mertuaku itu ada apa-apa, hingga aku menuruti ucapan ibu mertuaku agar mencarinya esok paginya saja. Setelah itu, aku masuk ke rumahku bang”,ucap Ferdi Ginting.
Lanjutnya lagi, namun sekitar jam 2:00 WIB, aku ma istriku mendatangi rumah ibu mertuaku, pas ku ketuk pintunya tak ada jawaban, ku tolak,tapi pintu terkunci dari dalam.
“Penasaranlah kami, lalu kami coba melihat dari celah pintu, kami lihat ibu mertuaku itu tergeletak di lantai ruang tamu, terus pintu kami buka paksa, istriku saat itu menjerit-jerit sambil nanggis hingga warga mendatangi lokasi, lalu sekitar jam 3:00 barulah tiba di lokasi orang Polsek Pancur Batu”,ucap menantu korban.
Yudi (34), warga Jalan Pik-pik yang diwawancarai oleh ArmadaBerita.Com di sela-sela proses Fardu Kifayah ( 2/7) Jam 15:00 WIB, menjelaskan bahwa pelakunya yang kerap disapa Kakek tersebut telah berhasil diringkus oleh Tekab Polsek Pancur Batu, yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Pancur Batu, AKP Dedi Darma bersama Kanit Reskrimnya AKP Syahri Siregar.
“Kalau aku tak salah, setelah kejadian itu kan rame orang Polsek Pancur Batu kesini, sama orang INAFIS, kemudian selang beberapa jam si Kakek itu udah ditangkap ma Tekab, dari informasi yang kudengar dari Polisi, Kakek ditangkap di Bandar Baru atas. Kalau korban itu, yang aku tau suaminya lagi menjalani tahanan di Lapas, mungkin si Kakek itu menaruh rasa cinta ma korban. Pelaku itu kerja bangunan disini, orang Pangkalan Brandan dia ( pelaku ). Korban sendiri mengalami luka kayak bekas tusukan di pipi ma lehernya”,ucap Yudi.
Kapolsek Pancur Batu, AKP Dedi Darma saat dikonfirmasi diruang kerjanya, membenarkan kejadian pembunuhan ini, namun ia enggan untuk menceritakan kejadian sebenarnya dan belum bersedia dimintai identitas pelaku yang menurut sumber terpercaya telah dibawa ke Polrestabes Medan.
“Iya benar,memang ada korban Pembunuhan, korbanya wanita, pelakunya udah kami tangkap bersama Satreskrim Polrestabes Medan. Kalau lainya, saya belum bisa membeberkan, sabar ya, mungkin besok dipaparkan di Polrestabes Medan”, pungkas Kapolsek Pancur Batu, AKP Dedi Darma SH. ( Yanto )











