Wong Chun Sen Apresiasi Bazar Waisak Fair 2024 di Komplek Cemara Asri

Wong Chung Seng, anggota DPRD Medan berkeliling ke Bazar Waisak Fair. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Dalam rangka memperingati Hari Raya Trisuci Waisak 2568 BE tahun 2024, aggota DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen menghadiri bazar Waisak Fair 2024 di Grand Ocean di Komplek Cemara Asri Jalan Boulevard Raya, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Minggu (26/5/2024).

Pada kesempatan itu, Wong Chun Sen sangat mengapresiasi terlaksanakannya bazar yang diadakan untuk memperingati Hari Waisak ini.

Menurutnya, acara Waisak ke 2568 ini bukan hanya secara seremonial, tetapi juga dapat melaksanakan dan memahami ajaran-ajaran Buddha kepada setiap manusia dalam kehidupan kita. Sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan ini.

“Dalam peringatan Waisak ini, kita juga mendoakan Bangsa Indonesia agat hidup dalam damai, aman, berbahagia dan suka cita,” kata Wong yang juga menjabat sebagai Ketua Permabudhi Sumut, seperti yang dikutip wartawan, Senin (27/5/2024).

Saat awak media mengkonfirmasi terkait adanya replika Buddha yang ada pada Waisak Fair 2024, Wong Chun Sen menyebutkan bahwa itu sebagai salah satu simbol umat Buddha, dimana dalam rangka Waisak ini merupakan sejarah umat budha untuk mengenang budaya-budaya Indonesia yang sudah ada sejak ratusan hingga ribuan tahun lalu untuk umat Buddha.

“Jadi, kita harapkan supaya ajaran dharma ini supaya dapat disebarluaskan pada seluruh makhluk di dunia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Upasaka Pandita Ir. Eddy Sujono Setiawan, SE mengungkapkan, terselenggaranya acara Waisak Fair 2024 untuk mensosialisasikan kegiatan-kegiatan Waisak itu bukan hanya di ruang lingkup tempat ibadah sajae, tetapi juga diadakan di gedung pertemuan ini.

Tujuannya agar masyarakat luas khususnya umat Buddha bisa merayakan Waisak dengan suasana lain. Seperti dalam suasana kegembiraan, keceriaan sembari menikmati musik, seni dan budaya kita.

“Sebab, dapat memperkaya batin kita dalam menyampaikan ajaran suci Buddha. Kita menggunakan replika Candi Borobudur yang sudah diketahui banyak orang bahwa ini merupakan salah satu simbol dari agama Buddha dari Indonesia yang berkembang dan dijadikan pedoman bagi umat Buddha yang ada di Indonesia,” bilang Edi Suyono Setiawan kepada awak media selaku penyelenggara acara Waisak Fair 2024.

Ia berharap, bagi umat Buddha yang ada di Kota Medan atau Sumatera Utara agar dapat lebih meningkatkan keyakinan kepada Buddha. “Tentu saja ini untuk mengimplementasikan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari dengan prilaku, sikap toleran, harmonis dan rukun sesama umat beragama lainnya,” tutupnya.

Pantauan awak media di lokasi, sebelum meninggalkan acara Waisak dan bakar tersebut, Wong Chun Sen menyempatkan diri berkeliling lokasi bakar melihat berbagai macam produk UMKM yang dijual seperti makanan, minuman dan lainnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *