ArmadaBerita.Com
Menyelenggarakan pelatihan Media Gathering di Kota Sabang bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara (BI Sumut) bukanlah sekadar perjalanan biasa bagi para wartawan. Ini adalah langkah revolusioner yang akan mengubah cara kami melaporkan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat yang haus akan kebenaran. Siapkan diri Anda untuk terlibat dalam perjalanan penuh inspirasi, tantangan, dan transformasi informasi. Selamat datang dalam dunia jurnalistik yang tak kenal batas, sambil menjelajahi keindahan Kota Sabang!
Pada tanggal 22 hingga 25 Juni 2023, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara (BI Sumut) mengadakan pelatihan Media Gathering di Kota Sabang. Acara ini diikuti oleh para wartawan ekonomi-bisnis yang bertugas di BI Kantor Perwakilan Sumut di Kota Medan.
Tujuannya adalah meningkatkan kualitas jurnalis tersebut serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan wewenang Bank Indonesia serta kebijakan terbaru yang diterapkan.
Perjalanan dimulai dari Kantor BI Sumut pada pukul 17.15 WIB. Dengan menggunakan dua Bus Pariwisata, sekitar 66 wartawan berangkat menuju Kota Sabang. Meskipun perjalanan yang cukup panjang, semangat mereka tetap terjaga. Ketika menjelang magrib, mereka berhenti sejenak di sebuah masjid di Kabupaten Langkat untuk melaksanakan shalat dan makan malam. Setelah istirahat sebentar, perjalanan dilanjutkan. Meskipun lelah, para wartawan tetap tegar dan supir melanjutkan perjalanan. Jalanan yang baik membuat perjalanan mereka lancar.
Mayoritas wartawan tertidur dalam perjalanan karena kelelahan dan waktu perjalanan yang berlangsung pada malam hari. Sekitar pukul 04.50, mereka tiba di Masjid Jami’ Baiturrahim untuk melaksanakan shalat Subuh. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan hingga mereka tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Meuraxa, Banda Aceh pada pukul 08.00 WIB.
Kedatangan di pelabuhan memberikan sedikit kelegaan setelah duduk di dalam bus selama 12 jam. Para wartawan sarapan dan minum teh manis yang telah disediakan di ruang tunggu pelabuhan. Pihak BI juga sudah menyiapkan karcis masuk untuk kapal cepat Express Bahari yang akan membawa mereka melintasi laut menuju Kota Sabang. Perjalanan dari Banda Aceh ke Kota Sabang membutuhkan penyeberangan laut, dan dengan menggunakan kapal cepat, waktu tempuhnya hanya sekitar 45 menit.
Sebelum menaiki kapal, para wartawan diwajibkan menggunakan pelampung sebagai langkah keselamatan. Perjalanan dengan kapal sangat menyenangkan. Kelelahan perjalanan dengan bus selama 12 jam terbayar dengan pemandangan indah laut Sabang yang mereka lewati. Kapal cepat yang mereka naiki melaju dengan kencang, seakan-akan membelah lautan.
Dari kejauhan, mereka juga dapat melihat lumba-lumba berenang di sekitar kapal. Keindahan laut dan hutan di pulau yang terlihat membuat kami tak henti-hentinya mengabadikan momen dengan foto.
Setelah perjalanan selama sekitar 45 menit, kami tiba di Dermaga Balohan, Kota Sabang. Tim BI lalu menyiapkan kendaraan untuk mengantar berkeliling wisata di Kota Sabang.
Mereka dibawa ke Taman Sabang. Taman itu berhadapan langsung dengan lautan biru yang berada di bawahnya. Lokasinya juga berseberangan dengan kantor Wali Kota Sabang di Jalan Diponegoro. Para jurnalis juga bisa menikmati indahnya pemandangan air laut dari ketinggian. Selain itu, berfoto di taman bertuliskan Taman Sabang Marauke serta Tugu Kembar.
Sebentar dari situ, mereka bergegas menuju tempat wisata bernama, Lhok Kareong sekaligus UKCC Hotel. Pemandangan di sini sungguh fantastis indahnya. Pengunjung di sana tak ada yang mau ketinggalan untuk berswa foto.

Tempat ini sangat ramai dikunjungi. Keindahan lautan yang terbentang hijau di pesisir dan biru di tengah lautan membuat mata pengunjung terus membidik kamera dari Handphonenya. Selain berswa foto, pengunjung juga bisa menikmati kelapa muda yang dijual pelaku UMKM.
Bukan hanya wartawan, pihak BI juga tak mau ketinggalan. Sebagai penutup, kami foto bersama dengan membentangkan spanduk Media Gathering wartawan BI Sumut.
Lalu mereka menuju Taman Wisata Putro Ijoe, sekaligus makan siang bersama. Begitu tiba, meja berjejer panjang telah siap beraneka menu. Usai makan siang, para wartawan juga diajak mengunjungi Tugu Kilometer Nol, Pulau Weh dan Pantai Iboih, juga pulau Rubiah yang terkenal dengan keindahan terumbu karangnya, serta menjelajahi bawah laut dengan menyelam dan Snorkeling.
Dari bibir pantai Teupin Layeu pengunjung harus menaiki perahu boat untuk menyebrang ke Pulau Rubiah. Jarak tempuh penyeberangan sekitar 15 menit. Para jurnalis difasilitasi perlengkapan berenang (Snorkeling) seperti alat pernafasan melalui mulut, kacamata renang, dan sepatu katak untuk menikmati pemandangan bawah air.
Disini para nelayan menjaga betul habitat ekosistem ikan dan hewan di dalam air. “Sejak terdampak Tsunami, di sini sudah nggak boleh menangkap ikan dan hewan laut lainnya, karena dijaga kelestariannya. Kalau mau memancing ada di dermaga,” kata salah seorang pemandu Snorkeling.
Acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara wartawan dengan tim dari BI Sumut. “Keren ya, ikannya banyak gak harus dalam dan jauh menyelam,” ucap teman-teman seprofesi.
Setelah Snorkling, rombongan wartawan dan BI Sumut menuju tempat penginapan bernama Mata ie Resort & Cottagest. Tubuh yang terasa kelelahan, bisa direbahkan di kamar yang disediakan. Malam itu ditutup makan malam dan langsung beristirahat. Esoknya, Sabtu (24/6/2023), para wartawan sudah harus berkumpul pukul 07.30 di ruang meeting setelah sarapan tentunya untuk pelaksanaan pelatihan dan Media Gathering wartawan Ekonomi-Bisnis.
Selama acara Media Gathering, para wartawan mengikuti berbagai sesi pelatihan dan diskusi yang dipandu oleh para ahli ekonomi dan perwakilan Bank Indonesia. Bahkan mendatangkan perwakilan Dewan Pers untuk mengasah dunia jurnalistik. Mereka diberikan pemahaman mendalam tentang peran dan fungsi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, serta menjalankan kebijakan moneter yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan berkelanjutan.
Mereka berkesempatan untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan bertukar ide mengenai tugas jurnalis dalam melaporkan perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter kepada masyarakat. Hal ini penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara Bank Indonesia sebagai regulator ekonomi dan media sebagai penghubung informasi dengan masyarakat.
Dengan adanya acara Media Gathering ini, diharapkan para wartawan ekonomi-bisnis yang bertugas di BI dapat memiliki wawasan yang lebih luas dan mendalam mengenai peran Bank Indonesia serta kebijakan-kebijakan yang diterapkan. Dengan pemahaman yang lebih baik, mereka dapat melaporkan informasi dengan lebih akurat dan obyektif kepada masyarakat, sehingga masyarakat juga dapat memiliki pemahaman yang baik mengenai perkembangan ekonomi dan keuangan negara.
Acara ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen Bank Indonesia dalam menjalin kerja sama yang erat dengan media. Bank Indonesia menyadari pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara transparan dan bertanggung jawab. Melalui acara seperti ini, Bank Indonesia dapat lebih dekat dengan wartawan, mendengarkan masukan dan tanggapan mereka, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin timbul dalam pelaksana si acara.
Pelatihan ini juga membuka ruang untuk kolaborasi antara Bank Indonesia dan media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam era digital yang semakin berkembang, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan berita dan informasi kepada khalayak. Dengan kerjasama yang baik antara Bank Indonesia dan media, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang kebijakan ekonomi dan keuangan negara, serta membangun kesadaran akan pentingnya stabilitas ekonomi bagi pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan adanya acara pelatihan seperti Media Gathering, Bank Indonesia memberikan dukungan yang kuat dalam meningkatkan kompetensi dan pemahaman wartawan dalam melaporkan isu-isu ekonomi dan keuangan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik yang penting dalam membangun perekonomian yang kuat dan berkelanjutan.
Dalam kesimpulan, pelatihan Media Gathering yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara di Kota Sabang merupakan langkah revolusioner dalam memperkaya wawasan para wartawan ekonomi-bisnis.
Acara ini tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran Bank Indonesia dan kebijakan terbaru yang diterapkan, tetapi juga membangun hubungan yang kuat antara Bank Indonesia dan media. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara keduanya, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih akurat, obyektif, dan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan ekonomi dan keuangan negara.
(Arvin Syahputra Nasution)











