Bocah 6 Tahun di Datuk Bandar Menderita Tumor Melignant Smear, Tak Bisa Makan

Share

Tanjung Balai, ArmadaBerita.Com

Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun bernama, Muhammad Al-Wahdy mengalami pembengkakkan pada wajah dan mulutnya. Akibatnya, bocah laki-laki yang merupakan anak dari Herman dan Dede Armita itu tak bisa mengunyah nasi dan makanan lain.

Meski telah dibawa berobat kemana-mana, namun penyakitnya belum kunjung sembuh. Karena keterbatasan biaya, ia kini terpaksa dirawat kedua orangtuanya di rumahnya di Jalan Asparagus, Lingkungan 3, Kelurahan Bunga Tanjung, Keamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai.

Situasi dan kondisi yang dialami, Muhammad Al-Wahdy, membuat beberapa tetangga dan warga prihatin. Salah seorang Netizen dengan akun bernama Andi Pjt, memposting keadaan Muhammad Al-Wahdy.

Keadaan bocah itu pun menjadi viral. Banyak komentar dari netizen yang sedih dan bersedia akan membantu Muhammad Al-Wahdy dengan seadanya.

Informasi itu pun sampai ke pihak Polres Tanjung Balai. Dengan rasa kemanusiaan, Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha SIK, MH beserta jajarannya, Selasa (4/2/2020) pagi, berinisiatif mengumpulkan dana dan berkunjung ke rumah Muhammad Al-Wahdy.

Dalam kunjungannya, Putu Yudha menyampaikan turut prihatin dengan keadaan yang dialami oleh adik Al-Wahdy dan berpesan kepada bapak Herman agar tabah dan juga tetap semangat serta selalu berdoa semoga Allah SWT menyembuhkan penyakit yang dialami oleha adik Al-Wahdy.

“Kita mengetahui informasi itu dari informasi yang sempat viral di facebook. Dan disambut aksi spontanitas menggalang dana dari personil peserta apel pagi untuk diberikan kepada Adik Al-Wahdy sebagai bantuan biaya perobatan,” kata, Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha, Selasa (4/2/2020) siang.

Menurut orangtuanya, penyakit yang menimpa Muhammad Al-Wahdy sejak 20 November 2019 lalu. Awalnya bocah yang dipanggil Al mengalami Gigi goyang. Ia berusaha sendiri untuk mencabutnya. Namun kelamaan, ternyata menjadi Infeksi.

Karena sakit itu, Al sering merengek. Orangtuanya terus membawanya berobat mulai ke Mantri, ke Puskesmas, hingga ke RSU Tanjung Balai. Di RSU Tanjung Balai, ia lalu dirujuk untuk berobat ke Rumah Sakit Adam Malik Medan hingga diopname selama 11 hari.

“Namun tidak ada perubahan. Dari hasil Diagnosa Dokter Rumah Sakit Adam Malik, bahwa Muhammad Al-Wahdy menderita penyakit Tumor Melignant Smear,” sebut, AKBP Putu Yudha.

Atas keperihatinan itu juga, Putu memberikan bantuan sembako serta tali asih berupa uang untuk membantu biaya perobatan adik Al-Wahdy.

“Semoga dengan bantuan tersebut bisa meringankan beban biaya pengobatan,” harapnya.

Kapolres juga menyampaikan kepada Bapak Herman akan berusaha untuk berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Sumut untuk bisa kiranya diberikan pengobatan gratis.

Diakhir kegiatan tersebut, Kapolres Tanjung Balai beserta jajaran melaksanakan doa kepada Allah SWT semoga adik Al cepat diberikan kesembuhan. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *