Percut, ArmadaBerita.Com
Dua hari di masa kerjanya sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Muhammad Agustiawan SIK bersilaturrahmi dengan belasan wartawan yang berunit di Polsek Percut Sei Tuan.
Silaturrahmi yang dilakuian Kapolsek bersama jajarannya itu dengan mengajak awak media Koffee Morning di Warung Mie Aceh Bang Udin, Simpang Unimed, Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (16/10/2021) pagi.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolsek Percut Sei Tuan, AKP Karya Tarigan, Kanit Sabar H. Manuring, Kanit Lantas, Iptu Syahri Ramadhan, Panit Reskim, Iptu Ahmad Akbar, Kasubag Humas, Aiptu Basramansyah, serta dihadiri belasan wartawan dari media cetak, online dan televisi.
Dalam kesempatan itu, Kompol M. Agustiawan menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan silaturrahmi atau sebagai perkenalan diri satu sama lain antara wartawan dan dirinya yang baru dua hari bekerja di Polsek Percut.
Sebagai perkenalan dirinya, Kompol M. Agustiawan mengaku sangat kentara dengan awak media, sebab dirinya juga berpengalaman menulis karena pernah menjabat sebagai Humas di Polresta Deli Serdang sebelum menjabat sebagai Kanit III di Krimum Poldasu.
“Saya mengajak kita semua, marilah bekerja dengan baik. Mari kita bangun situasi yang kondusif di Polsek Percut Deli Tuan ini,” kata Kompol M. Agustiawan yang akrab dengan panggilan Agus.
Apalagi, terang Agus, adanya kasus viral pedagang pasar gambir yang mencopet jabatan Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang masih hangat dan membuat dirinya mengambil alih Komando Polsek Percut.
“Apalagi terkait viralnya kasusnya pajak gambir. Jadi, kami mohan sama rekan-rekan untuk bersinergi. Dengan pemberitaan dari rekan-rekan, syukur-syukur bisa menjadi informasi bagi kami,” harapnya.
Untuk prestasi, Kompol M. Agustiwan boleh dibilang cukup mentereng. Dirinya merupakan salah satu personel sewaktu menjabat di Bareskrim Polri yang ikut menumpas pembobolan website KPU di Indonesia.
Di Sumatera Utara, saat menjabat sebagaibKanit II Kriminal Umum (Krimum) Poldasu, ia turit andil mengungkap pembunuhan wartawan Marshal di Kabupaten Simalungun.
Pun demikian, ia mengaku bahawa manusia tak luput dari salah. “Untuk itu, jika kami ada salah, tolong kami diingatkan. Jika ada yang dianggap penting untuk ditanyakan, agar konfirmasi ke Humas, Kanit ataupun kalau urgent sekali bisa ke saya. Karena saya harap semua pemberitaan yang dimuat dapat dikonformasi,” pungkasnya. (ASN)











