GPS dan Elemen Masyarakat Berikan Edukasi ke Warga yang Terkena Banjir Bandang Tentang Bahaya Eksploitasi Alam

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Labuhan Batu Utara, membuat berbagai pihak, elemen dan kalanganan bersatu untuk membantu.

AksiBersamaUntukLabura yang ikut menyalurkan bantuan logistik seperti, alat tulis dan pakaian layak pakai dari beberapa donatur yang ada di Kota Medan.

Bantuan itu langsung diimplementasikan oleh Gerakan Peduli Sungai (GPS), Bersama Tempat Kita Peduli (TKP), Forum Indonesia Muda, Rumah Yatim dan Rumah Zakat, yang di terima oleh 2 Kepala Desa yaitu Desa Hatapang dan Desa Pematang Pada hari Jum’at – Sabtu (3 – 4 /01/2020).

Relawan yang tergabung dalam Aksi Bersama Untuk Labura juga banyak membuat kegiatan seperti Psiko Sosial Program untuk membangkitkan kembali psikis para penyintas dari trauma Bencana dan Saber (Sapu Bersih) rumah warga yang terkena bencana serta juga survei langsung titik kejadian banjir bandang di Hulu Sungai.

Syukur Ricky Roy salah satu relawan Aksi Bersama Untuk Labura dari Komunitas Tempat Kita Peduli (TKP) mengatakan bahwa apa yang diberikan kepada masyarakat bisa berguna untuk sehari hari.

“Kami juga sudah melihat ke titik Awal banjir bandang yang terjadi, mungkin kami juga akan membuat kegiatan edukasi kelestarian sungai bersama teman-teman Gerakan Peduli Sungai (GPS) dan sinergi lainnya di Desa Hatapang dan Desa Pematang,” katanya.

Relawan aksi bersama untuk Labura juga membuat kegiatan edukasi tentang sungai dan membuat hiburan kepada anak-anak yang terkena bencana banjir bandang di Desa Pematang.

M.Siddiq salah satu Founder Gerakan Peduli Sungai (GPS) juga menyampaikan bahwa dirinya dan tim selaku Komunitas yang bergerak di sungai mengedukasikan anak-anak yang terkena bencana banjir bandang.

“Edukasi yang kita berikan yaitu tentang menjaga kelestarian sungai dan bahaya Eksploitasi alam. Kami juga membuat kegiatan Psiko Sosial Program Bersama Tempat Kita Peduki (TKP), Volunter Rumah Zakat, Forum Indonesia Muda Sumatera Utara, dan Rumah Yatim,” sebutnya. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *