ARMADA BERITA, JAKARTA — Kontingen Indonesia menunjukkan tren positif pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Memasuki hari kedua pertandingan, Kamis (22/1/2025), perolehan medali emas tim Merah Putih melampaui target harian yang telah ditetapkan.
Pada hari tersebut, Indonesia berhasil mengoleksi 13 medali emas, melebihi target yang diproyeksikan sebelumnya. Raihan itu memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan papan atas klasemen sementara ASEAN Para Games 2025.
Sejumlah cabang olahraga menjadi penyumbang utama medali emas. Dari para renang, empat emas diraih melalui Januari pada nomor 200 meter gaya bebas putra S5, Bayu Putra Yuda di nomor 200 meter gaya bebas putra S10, Maulana Rifky Yavianda pada nomor gaya kupu-kupu putra S12, serta Siti Alfiah di nomor 100 meter gaya bebas putri S6.
Cabang para balap sepeda turut menyumbangkan dua emas melalui Tifan Abid Alana pada nomor road race putra C1–C2 dan Sufyan Saori di nomor road race putra C3–C5. Dari para judo, Junaedi berhasil meraih emas pada nomor individual putra J1 kelas -64 kilogram, sementara Sahrul Sulaiman menambah emas di nomor individual putra J1/J2 kelas -81 kilogram.
Tambahan emas juga datang dari cabang para atletik. Purnomo Saptoyogo menjuarai nomor 100 meter putra T37, disusul Maria Goreti Sami Yati pada nomor 200 meter putri T54. Atlet lainnya, Partin, meraih emas di nomor 100 meter putra T42/T63, Helin Wardina di nomor 100 meter putri T42/T44/T64, serta Firza Faturahman Listianto pada nomor 100 meter putra T46.
Sementara itu, cabang para angkat berat menyumbang emas melalui Hilman pada kelas 54 kilogram putra. Medali emas juga diraih Akhmad Saidah dari cabang para anggar pada nomor individual foil putra kategori A.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi capaian para atlet yang dinilai konsisten melampaui target harian sejak awal pertandingan. Ia menyebut, pada hari pertama kontingen Indonesia bahkan mampu mengoleksi 19 emas dari target 11 emas.
Ia juga menyoroti keberhasilan sejumlah atlet dalam memecahkan rekor ASEAN Para Games, yang menurutnya mencerminkan keseriusan dan mental tangguh para atlet Indonesia dalam setiap pertandingan.
Hingga hari kedua, Indonesia berada di peringkat kedua klasemen sementara. Kementerian Pemuda dan Olahraga, kata Erick, akan terus memberikan dukungan penuh agar performa kontingen Indonesia tetap terjaga hingga akhir penyelenggaraan ASEAN Para Games 2025. (*)











