Armadaberita.com, Medan — Upaya pembenahan internal Kei Shin Kan Karate-do Indonesia (KSK) Sumatera Utara mulai dijalankan melalui rapat perdana kepengurusan yang digelar di Sekretariat Kei Shin Kan Sumut, Jalan Djamin Ginting, Medan, Jumat (30/1/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyusun kembali arah pembinaan dan memperkuat pengelolaan organisasi.
Dalam rapat tersebut, para pengurus menekankan perlunya konsolidasi yang solid dan terukur. Ketua Komite Teknik KSK Sumut, Dedy Nasution, menyampaikan bahwa keberadaan dojo pusat merupakan fasilitas penting yang dapat menunjang pembinaan atlet. Ia berharap pusat latihan itu dioptimalkan melalui program latihan yang lebih terstruktur.
Komite Teknik, menurut Dedy, akan menyusun silabus dan materi ujian untuk setiap tingkatan. Latihan gabungan untuk pemegang sabuk hitam direncanakan berlangsung dua kali setiap bulan guna menjaga kualitas teknik dan memperkuat kedisiplinan latihan.
Ketua Umum KSK Sumut, Drs. Roberto Sembiring, mengingatkan pentingnya peran seluruh pengurus dalam membangun organisasi yang lebih aktif. Ia menegaskan bahwa pengelolaan perguruan tidak bisa bergantung pada individu tertentu, melainkan menjadi kerja bersama.
Roberto juga berharap sekretariat dan dojo dapat menjadi pusat aktivitas yang hidup setiap hari, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih intensif.
Sekretaris KSK Sumut, Mardi Panjaitan, S.Pd., M.Si., dalam pertemuan itu memaparkan tugas pokok setiap bidang kepengurusan. Penjelasan tersebut diharapkan membantu tiap bidang menyiapkan program kerja yang lebih matang menjelang Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov).
Sebagai tindak lanjut, Rakerprov Kei Shin Kan Sumatera Utara dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2026. Pertemuan itu akan diikuti pengurus provinsi, pengurus cabang, serta para pemegang sabuk hitam di seluruh Sumatera Utara. Pengurus mengimbau seluruh unsur organisasi hadir dan terlibat aktif dalam penyusunan program jangka pendek, menengah, dan panjang.
Dengan langkah konsolidasi yang mulai berjalan, Kei Shin Kan Sumatera Utara menargetkan dapat kembali memperkuat peran sebagai salah satu perguruan karate yang aktif dalam pembinaan maupun kompetisi.











