Aktivis 98 Bantah Kecurigaan Anies Baswedan Dan Romahurmuziy Terkait Lonjakan Suara PSI

Ikhyar Velayati
Share

MEDAN, ARMADA BERITA – Lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang hampir mencapai ambang batas parlemen 4 persen menjadi sorotan dan menimbulkan kecurigaan dari capres Anies Baswedan serta Ketua Majlis Pertimbangan PPP Romahurmuziy. Merespons kecurigaan kedua tokoh tersebut, Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati menyindir keduanya dengan mengajak untuk introspeksi dan otokritik.

“Jangan awak tak pandai menari lalu lantai di salahkan, suara partainya turun dan suara capresnya minim malah menyalahkan orang lain curang tanpa bukti, harusnya itu introspeksi dan otokritik di masing-masing pihak kenapa suara partai dan capresnya terjun bebas,” sindir Ikhyar di Medan, Senin (4/3/2024).

Menurut Ikhyar, lonjakan suara PSI dalam pileg 2024 terjadi karena ketepatan PSI dalam memilih Ketua Umum Partai, Kaesang Pangarep, yang mewakili generasi milenial dan Gen Z. Ia juga menyoroti strategi PSI yang bergabung dengan koalisi Indonesia Maju, mendukung Prabowo-Gibran sebagai Capres-Cawapres milenial.

“Kejeliannya dalam memilih Kaesang sebagai Ketua Umum Partai yang mewakili generasi milenial dan Gen Z, yang saat ini merupakan 56% dari total pemilih, serta strategi PSI bergabung dengan koalisi Indonesia Maju mendukung Prabowo-Gibran membawa berkah elektoral,” ungkap Ikhyar.

Dalam real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (3/3/2024), suara PSI mencapai 3,13 persen dengan data masuk 65,80 persen. Meski terjadi lonjakan signifikan, Ikhyar menegaskan bahwa hal itu terjadi karena kebijakan dan strategi yang tepat dari PSI dalam meraih dukungan pemilih.

Sementara Anies Baswedan dan Romahurmuziy mencurigai adanya operasi untuk menggelembungkan suara PSI, Ikhyar membantah dan menekankan bahwa lonjakan suara PSI adalah hasil dari kerja keras dan pilihan yang cerdas dari Partai Solidaritas Indonesia. (Dewa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *