JAKARTA, ARMADABERITA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, turut hadir dalam acara buka puasa bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, serta para menteri kabinet Indonesia Maju di Istana Negara Jakarta pada Kamis (28/3) sore.
Tiba sekitar pukul 17.00 WIB, Menpora Dito Ariotedjo memasuki Istana Negara dengan mengenakan baju batik, langsung bergabung dalam acara buka puasa bersama para menteri. Sejumlah menteri kabinet telah lebih dulu tiba sejak pukul 16.45 WIB. Para menteri tampak berbincang santai sembari menunggu kedatangan Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin memasuki Istana Negara pada pukul 17.13 WIB dan menyapa para menteri sebelum duduk bersama untuk memulai acara. Mereka duduk satu meja dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto.
Acara buka puasa bersama dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, kemudian dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan oleh Wapres Ma’ruf Amin.
Beberapa menteri yang turut hadir antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Turut hadir pula Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Anas, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki.
Tampak juga Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni.
Acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara para pemimpin dan jajaran kabinet dalam menjalankan tugas-tugas negara. (Dewa)











