Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Warga yang juga nelayan dari Desa Regemuk, Kecamatan Beringin mengamuk. Sebuah kapal pencari ikan milik nelayan asal Dusun 15, Desa Bagan Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dibakar.
Peristiwa itu terjadi saat kapal Pukat milik nelayan Dusun 15, Desa Bagan Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan mencari kerang di tepi laut Dusun III, Desa Regemuk, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (16/5/20) pagi.
Beruntung peristiwa itu tak berkunjung maut, pasalnya, pemilik kapal atas nama, Bakri (40) selaku Nakhoda bersama 4 orang anak buah kapal (ABK) lainnya diselamatkan warga lainnya agar tak berujung ricuh.
Setelah dapat dilerai, Personil Polsek Beringin Polresta Deli Serdang yang mendapatkan informasi itu langsung terjun ke lokasi dan mengamankan situasi serta barang bukti.
Kapolsek Beringin AKP MKL Tobing menjelaskan, kejadian bermula sekira pukul 08.00 WIB, Bakri (40) warga Dusun 15 Desa Bagan Percut Kecamatan Percut Sei Tuan bersama keempat ABK nya yakni Syahrizal alias Ijal (18), Budi Prayogi (23), Rahmad alias Amat (28) dan Syahrul (38) yang juga merupakan warga Percut, sedang mencari kerang di areal nelayan tradisional yang berjarak sekira 200 meter dari daratan Dusun III Desa Regemuk.
Tak lama berselang, datang warga Regemuk menggunakan kapal berjumlah 4 orang dengan alasan meminta kerang.
Saat korban akan memberikan kerang, tiba-tiba kapal milik Bakri oleng dan tumpah kemudian muncul sebanyak 5 orang dari dalam kapal warga Desa Regemuk dengan membawa kayu dan disusul dengan warga lainnya yang berjumlah sekira 20 orang dengan menggunakan 2 unit kapal.
“Kemudian korban bersama rekannya terjun ke laut. Selanjutnya Bakri dan temannya diselamatkan oleh warga Regemuk dan kapal milik korban ditarik ke tepi laut kemudian dibakar oleh warga,” sebut, Kapolsek Beringin yang juga diamini Kasubbag Humas Polresta Deli Serdang, Iptu Maspan Naibaho.
Selanjutnya, delas petugas, sekira pukul.09.30 WIB personil Polairud dipimpin oleh Kapos Iptu R. Lubis, SH dan Personil Polsek Beringin Polresta Deli Serdang yang dipimpin Padal (Perwira Pengendali) Iptu B. Hasibuan turun ke tempat kejadian dan mengamankan Bakri bersama ABKnya serta memasang police line di sekitar TKP.
“Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, Kapal nelayan yang dibakar menggunakan mesin Dong Peng, 30 GTdengan Panjang 12 mtr X 2,5 mtr dan Kapasitas 3 s/d 4 ton,” jelasnya.
AKP MKL Tobing menyebut, pembakaran kapal pencari kerang milik nelayan Bagan Desa Percut yang dilakukan warga dan juga nelayan tradisional Desa Regemuk, Kecamatan Beringin diduga karena merasa tak senang atas pencarian kerang menggunakan kapal Pukat yang dilakukan nelayan Bagan Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan.
“Dugaannya karena warga sekita (Desa Regemuk) merasa tak senang. Karena mereka (nelayan Bagan Percut) mencari kerang di lokasi menggunakan alat sementara mencari kerang dikawasan itu secara tradisional,” ungkapnya.
Atas kejadian itu, sambung Kapolsek Beringin, pihaknya akan melakukan upaya-upaya preventif agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan Kades,Tokoh agama, Tokoh masyarakat dari kedua belah pihak guna antisipasi aksi balas dendam atau hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Ck)











