Medan, Armadaberita.com – Dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kesiapan Dunia Usaha Menghadapi Integrasi Ekonomi ASEAN” yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Ong Tze En Burton dari EW Barker Centre for Law & Business Faculty of Law National University of Singapore memberikan wawasan yang penting bagi negara-negara anggota ASEAN, terutama Singapura, dalam menghadapi integrasi ekonomi ASEAN.
Pesan utama yang diungkapkan oleh Ong Tze En Burton adalah bahwa transformasi Singapura menghadapi integrasi ASEAN telah menjadi kunci keberhasilannya. Salah satu langkah awal dalam transformasi ini adalah fokus pada pembenahan layanan berbasis pengetahuan. Singapura telah menginvestasikan secara besar-besaran dalam pendidikan dan pelatihan untuk menciptakan tenaga kerja yang sangat terampil.
Sektor teknologi tinggi juga menjadi fokus yang kuat dalam transformasi Singapura. Negara ini telah menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung pengembangan teknologi baru. Investasi dalam penelitian dan pengembangan telah memungkinkan Singapura untuk menjadi pemimpin dalam bidang teknologi di kawasan ASEAN.
Pentingnya kewirausahaan dalam penguatan ekonomi domestik juga disoroti oleh Ong Tze En Burton. Singapura telah menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis, termasuk UMKM. Ini mencakup kebijakan yang mendukung pendirian usaha baru, perbaikan akses ke modal, dan bantuan teknis bagi pengusaha.
Namun, Ong Tze En Burton juga menggarisbawahi bahwa proses transformasi ini harus dimulai dengan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan tantangan setiap negara anggota ASEAN. Setiap negara memiliki karakteristik uniknya sendiri, dan pendekatan yang berhasil di Singapura mungkin tidak selalu cocok untuk negara-negara lain.
Pengalaman Singapura dalam menghadapi integrasi ASEAN menunjukkan bahwa untuk mencapai kemajuan yang signifikan dalam menghadapi pasar terintegrasi, negara-negara anggota perlu menggabungkan upaya transformasi ekonomi dengan pemahaman yang baik tentang kebutuhan unik mereka. Dengan demikian, mereka dapat memanfaatkan peluang yang ada dan menghadapi tantangan dengan keyakinan untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan dalam era integrasi ekonomi ASEAN yang semakin mendalam. (Dewa)










