NEWS  

Tokoh Muda Sumut, Minta Polda Turun Tangan Berantas Judi di Asahan

Share

Asahan, ArmadaBerita.Com

Tokoh Muda Sumatera Utara Alwi Hasbi Silalahi yang juga mantan Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara meminta Forkopimda dan Forkopimcam Asahan Gercep (gerak cepat) membersihkan penyakit masyarakat (pekat), salah satunya bentuk perjudian.

Aktivis muda alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut ini angkat bicara perihal marak dan menjamurnya keberadaan judi berkedok game ketangasan menggunakan mesin yang santer disebut Judi Tembak Ikan di 12 Desa se-Kabupaten Asahan.

Seperti diketahui, beberapa desa yang mendominasi ramainya orang bermain judi tembak ikan itu terdapat di Desa Mekar Sari, Desa Padang Mahondang, Desa Persatuan, dan beberapa desa lain yang berada di Kecamatan Bandar Pulo, dan Kecamatan Pulu Rakyat.

“Penyakit masyarakat sangat berdampak buruk bagi masyarakat. Seperti judi tembak ikan yang sangat menjamur di Asahan,” kata Alwi kepada wartawan, Kamis (8/12/2022).

Selaku putra asli Asahan, Alwi merasa kampung kelahirannya kini telah dikotori dengan masuknya perjudian Tembak Ikan. “Jika tidak ditindak maka akan menimbulkan pelaku-pelaku tindak kriminal, dan masyarakat yang akan menjadi korbannya,” ungkapnya.

Ironisnya lagi, terang Alwi, keberadaan judi tembak ikan di Kabupaten Asahan telah menjamur sekian lama. Dirinya menduga, menjamurnya dengan aman keberadaan lapak judi tersebut diduga adanya oknum penegak hukum yang “nakal” dan di dalamnya.

Maka dari itu, ia berharap Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak maupun Pangdam bertindak langsung dengan memerintahkan personelnya agar bisa memberangus pekat judi di Kabupaten Asahan.

“Polda Sumut harus turun tangan! Jangan sampai masyarakat Asahan tidak percaya terhadap pemimpinnya, dan ini sangat berpotensi menyulut gerakan masyarakat untuk Demo judi tembak ikan dimana-mana,” tegas Alwi.

Dirinya juga berhrapa kepada Forkopimda Asahan untuk cepat bertindak, karena gerakan gelombang masyarakat yang tidak nyaman akan kehadiran judi tembak ikan berdampak buruk kedepannya. “Nantinya kami akan membuat posko dan mendata satu persatu dimana saja titik judi setiap desa di Kabupaten Asahan. Asahan harus bersih dari Pekat terutama judi tembak ikan,” tandasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *