Medan, ArmadaBerita.Com
Warga yang bermukim di Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, geger dengan suara gaduh, dari di Jalan Duku, kawasan perkomplekan itu, Rabu (6/5/) malam sekira pukul 21.30 WIB.
Dari suara gaduh tersebut, petugas satpam dan warga disana mendekat ke asal suara yakni di salah satu rumah. Ketika dilihat, ternyata seorang penghuni rumah diduga telah membunuh pacarnya diduga berinisial, E.
“Yang dibunuh perempuan, pacar yang bunuh sendiri. Yang bunuh pemilik rumah,” kata salah seorang warga disana.
Petugas sekuriti bersama warga sekitar langsung berupaya menolong, namun saat itu tak satupun yang berani. Alhasil, kerumunan warga komplek semakin ramai dan informasi itu langsung dilaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan.
Bahkan, usai membunuh E yang merupakan kekasihnya, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu, mencoba bunuh diri dengan meminum cairan racun.
Selanjutnya, warga yang mengetahui kasus pembunuhan itu langsung melaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan.
Tak lama berselang personil Polsek Percut Seituan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan turun ke lokasi mengevakuasi jasad korban lalu membawanya ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan otopsi.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Jaya Syahputra saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020) sekira jam 21.44 WIB, membenarkan baru terjadi kasus pembunuhan di komplek Cemara Asri Jalan Duku, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, malam itu.
“Iya benar. Tadi info itu juga sudah ribut di HT (Handy Talk),” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo, kepada wartawan mengatakan kasusnya masih dilakukan pemeriksaan.
“Saat ditemukan, salah seorang korban sudah meninggal dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah,” pungkasnya. (Nst)











